Senin, 18 Februari 2019

Kasi Sapras Akwan: Banjir Hanya Sebatas Akses Masuk Jalan Ke Sekolah


LAMPUNG UTARA - wartaekspres.com - Terkait sekolah diduga terkena dampak banjir di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Bupati H. Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP, MH, sampai saat ini belum menerima secara resmi laporan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Hal ini disampaikan Bupati Lampura, saat meninjau langsung tiga titik wilayah yang terkena dampak banjir yakni, Sindang Sari, Pasar lama dan Kali Pasir.
"Sampai dengan saat ini, saya belum mendapatkan laporan secara resmi dari Dinas Pendidikan, yang saya dengar baru ada satu-dua sekolah memang benar, tetapi belum secara resmi, karena jangan sampai biasanya ada yang memanfaatkan situasi ini, muncul hoax di sana-sini dan lain sebagainya, sehingga membuat masyarakat panik akhirnya keadaan tidak kondusif dan terjadi kepanikan di sana-sini," ucap Bupati, Minggu (17/2/2019).
Menurut pria jebolan STPDN tersebut, bila terdapat ada sekolah yang terkena banjir maka ada 2 cara yang akan dijalani agar kegiatan Proses Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) dapat berjalan.
"Kalau memang ada sekolah yang terkena tentu tidak bisa melaksanakan PKBM seperti biasanya, ya alternatifnya ada dua selain diliburkan juga sementara mencari tempat untuk kegiatan PKBM, jadi kita pindahkan Dimana tempat mereka nantinya melakukan PKBM," tegas Bupati Agung.
Sementara, di tempat terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampura, Suwandi, S.Pd, MM, melalu Kasi Sarana Prasarana (Sapras) Pendidikan Dasar, Akwan Hadi, SH, mengungkapkan, bahwa beberapa sekolah di bawah naungan Disdikbud Lampura di 4 kecamatan hanya sebatas jalan, sedangkan yang lain dalam kondisi aman.
"Setelah melakukan koordinasi dengan UPTD di empat kecamatan yang terkena banjir yaitu Kecamatan Kotabumi Kota, Abung Timur, Abung Surakarta dan Abung Pekurun, ternyata banjir hanya sebatas akses jalan menuju ke sekolah saja dan belum masuk keruang kelas, namun apabila intensitas curah hujan bertambah maka kemungkinan bisa juga akan menggenangi halaman hingga ruang kelas," ungkapnya saat dijumpai di ruang kerjanya. Senin (18/2/2019).
Selain itu, sambung Akwan, akibat semalam diguyur hujan sehingga terdapat satu sekolah SMP di Kecamatan Abung Pekurun terkena dampak banjir.
"Ada di SMP Negeri 1 Abung Pekurun salah satu ruang kelasnya posisinya memang agak di bawah sudah kemasukan air akibat hujan semalam, sehingga permukaan air naik hingga sampai ke teras kelas. Kalau di luar empat kecamatan tersebut alhamdulilah semetara dalam kondisi aman. (F15)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oknum Perangkat Desa Ditangkap Satreskrim Polres Purworejo

PURWOREJO - wartaexpress.com - Man (35) warga Desa Lubang Sampang yang juga merupakan Perangkat Desa diamankan Satreskrim Polres Purworejo....