LAMPUNG UTARA - wartaekspres.com - Terkait sekolah diduga
terkena dampak banjir di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Bupati H. Agung
Ilmu Mangkunegara, S.STP, MH, sampai saat ini belum menerima secara resmi
laporan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Hal
ini disampaikan Bupati Lampura, saat meninjau langsung tiga titik wilayah yang
terkena dampak banjir yakni, Sindang Sari, Pasar lama dan Kali Pasir.
"Sampai
dengan saat ini, saya belum mendapatkan laporan secara resmi dari Dinas
Pendidikan, yang saya dengar baru ada satu-dua sekolah memang benar, tetapi
belum secara resmi, karena jangan sampai biasanya ada yang memanfaatkan situasi
ini, muncul hoax di sana-sini dan lain sebagainya, sehingga membuat masyarakat
panik akhirnya keadaan tidak kondusif dan terjadi kepanikan di sana-sini,"
ucap Bupati, Minggu (17/2/2019).
Menurut
pria jebolan STPDN tersebut, bila terdapat ada sekolah yang terkena banjir maka
ada 2 cara yang akan dijalani agar kegiatan Proses Kegiatan Belajar Mengajar
(PKBM) dapat berjalan.
"Kalau
memang ada sekolah yang terkena tentu tidak bisa melaksanakan PKBM seperti
biasanya, ya alternatifnya ada dua selain diliburkan juga sementara mencari
tempat untuk kegiatan PKBM, jadi kita pindahkan Dimana tempat mereka nantinya
melakukan PKBM," tegas Bupati Agung.
Sementara,
di tempat terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampura, Suwandi,
S.Pd, MM, melalu Kasi Sarana Prasarana (Sapras) Pendidikan Dasar, Akwan Hadi,
SH, mengungkapkan, bahwa beberapa sekolah di bawah naungan Disdikbud Lampura di
4 kecamatan hanya sebatas jalan, sedangkan yang lain dalam kondisi aman.
"Setelah
melakukan koordinasi dengan UPTD di empat kecamatan yang terkena banjir yaitu
Kecamatan Kotabumi Kota, Abung Timur, Abung Surakarta dan Abung Pekurun,
ternyata banjir hanya sebatas akses jalan menuju ke sekolah saja dan belum
masuk keruang kelas, namun apabila intensitas curah hujan bertambah maka
kemungkinan bisa juga akan menggenangi halaman hingga ruang kelas,"
ungkapnya saat dijumpai di ruang kerjanya. Senin (18/2/2019).
Selain
itu, sambung Akwan, akibat semalam diguyur hujan sehingga terdapat satu sekolah
SMP di Kecamatan Abung Pekurun terkena dampak banjir.
"Ada
di SMP Negeri 1 Abung Pekurun salah satu ruang kelasnya posisinya memang agak
di bawah sudah kemasukan air akibat hujan semalam, sehingga permukaan air naik
hingga sampai ke teras kelas. Kalau di luar empat kecamatan tersebut
alhamdulilah semetara dalam kondisi aman. (F15)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar