GROBOGAN – wartaekspres - Puluhan anggota
Kodim 0717/Purwodadi menerima sosialisasi Program Transmigrasi personel TNI AD TA.
2019 bertempat di Aula Makodim, Jl. Suhada No.2, Purwodadi, Kab. Grobogan, Rabu
(15/5).
Dalam sambutannya
Dandim Letkol Inf Asman Mokoginta mengatakan, bahwa Program Transmigrasi adalah
program pemerintah pusat dalam rangka mengatur pemerataan tingkat hunian
penduduk antar pulau di Indonesia. Disamping itu, hal mendasar adalah untuk
meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat demikian halnya bagi TNI AD.
“Program penyelenggaraan transmigrasi
personel TNI AD merupakan salah satu bentuk kepedulian dari pimpinan Angkatan
Darat dalam rangka memberikan kesejahteraan kepada personel, baik Prajuarit/PNS
TNI AD yang akan dipisahkan karena memasuki usia MPP/Purnatugas,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatan Dandim, bahwa dalam
pelaksanaanya Program Transmigrasi tersebut akan diintegrasikan dengan peserta
transmigrasi dari umum yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan
Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.
“Dandim berharap kepada seluruh Prajurit dan
PNS TNI Kodim 0717/Purwodadi untuk menyimak dengan baik apa yang disampaikan
tim sosialisasi program transmigrasi Ditajenad dan menanyakan apa yang
sekiranya perlu diketahui serta memberitahu rekanya yang tidak mengikuti acara
ini,” tutup Dandim.
Kapten Caj Dhony dari Subditbinsiaplurja Ditajenad,
pada kesempatan tersebut dipaparkan secara panjang lebar, bagaimana cara
mendaftarkan diri sebagai transmigran, lokasi mana saja yang akan dijadikan
tempat pemukiman dan apa saja hak-hak yang akan didapat oleh transmingran.
Kapten Caj Dhony pada kesempatan wawancara
menegaskan, bahwa program tersebut merupakan hasil MoU Kasad dengan Kementerian
Transmigrasi pada tahun 2009, dimana anggaran yang digunakan secara keseluruhan
menggunakan anggaran Kementerian Transmigrasi, dan pada perjanjian tersebut
personel militer dan PNS TNI AD mendapatkan jatah 1 banding 10 dengan
transmigrasi masyarakat, namun hal tersebut berlaku fleksible,” ujarnya.
Untuk
lokasi yang akan menjadi sasaran transmigrasi ada di 47 lokasi yang tersebar di
di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku. Lebih lanjut disampaikan,
bahwa khusus untuk militer dan PNS TNI AD akan mendapatkan fasilitas plus dari
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) berupa jaminan hidup sebesar Rp. 4 juta, pelatihan/kursus
pertanian, ternak, perlatan dan lain-lain.
“Memang tidak semua personel militer maupun
PNS TNI AD memiliki kehidupan yang layak dan dengan adanya penawaran ini
tentunya perlu pertimbangan khusus utamanya dengan keluarga, dan program ini
dikhususkan kepada personel yang sudah mendekati masa pensiun dan untuk
meningkatkan kesejahteraan yang bersangkutan,” pungkas Kapten Caj Dhony. (Pendim 0717/Pwd)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar