NIAS BARAT – wartaekspres - Bupati Nias Barat
(Nisbar), Faduhusi Daely, S.Pd bersama Sekda Prof. Dr. Fakhili Gulo, M.Sc
hadiri Rapat Evaluasi persiapan akhir Panitia Perayaan Hari Jadi Kabupaten Nias
Barat ke-10 tahun 2019, Kamis (16/05/19).
Dalam arahan dan arahannya Bupati Nias Barat mengatakan, bahwa peringatan Hari
Jadi Kabupaten Nias Barat kali ini sedikit berbeda dengan kegiatan-kegiatan
yang lain, karena Nias Barat sudah berumur 10 tahun saat ini. “Kita harus akui
bahwa ada banyak hal positif yang kita rasakan setelah Nias Barat mekar,”
ujarnya.
“Tiga judul lagu yang kita kumandangkan dalam memeriahkan Hari Jadi kali
ini yakni "Habualano", "Gowirio", dan "Na'ufotou Fangera-ngaeargu".
Lagu ini sangat menyentuh dalam sanubari kita sebagai Ono Niha dimana sebuah
inspirasi dalam menjalani hidup ini penuh dengan tantangan, penderitaan dan
rasa hingga saat ini kita masih ada dalam suasana bahagia dalam bingkai
kebersamaan "Hasambua", ujar Bupati.
Sebagian orang menilai, bahwa Perayaan Hari Jadi Nias Barat ini sekedar
euforia dan menghabiskan anggaran. Sementara kalau dicermati, dianalisis dan
direnungkan, bahwa moment Perayaan Hari Jadi Nias Barat ini merupakan luapan
rasa syukur kita sebagai masyarakat yang menyadari bahwa dengan lahirnya Nias
Barat kita merasakan dampak yang begitu banyak terutama dalam pembangunan
infrastruktur dan sektor-sektor lain yang patut kita syukuri kepada Tuhan
melalui ibadah dan doa syafaat. “Demikian juga bahwa melalui kegiatan seperti
ini adalah kesempatan bagi kita masyarakat Nias Barat saling ketemu dan saling
menyapa satu dengan yang lain,” papar Bupati.
Sambutan singkat Sekda Prof Dr. Fakhili Gulo mengatakan, bahwa melalui
Peringatan Hari Jadi Nias Barat ke-10 tahun 2019 ini memberikan pesan bagi kita
masyarakat Nias Barat bisa menikmati dan merasakan apa arti dari sebuah
pemekaran itu.
“Oleh karenanya, kepada Panitia Hari Jadi Nias Barat kali ini, marilah kita
sukseskan kegiatan ini sebab suksesnya acara ini adalah merupakan bukti bahwa
kita mampu mensyukuri apa yang sudah kita rasakan saat ini terlebih-lebih
menjadi kemuliaan nama Tuhan di surga,” ujar Dosen Unsri Palembang itu. (Aperius Gulo)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar