Senin, 18 Februari 2019

Umat Vihara Dharma Ramsi Persiapkan Perayaan Cap Go Meh


BANDUNG - wartaekspres.com - Umat Budha di Vihara Dharma Ramsi yang terletak di Jl. Cibadak, GG. Ibu Aisyah No.18/9A, Kota Bandung, pada Senin (18/2) sudah mempersiapkan perayaan Cap Go Meh yang pada tahun ini jatuh pada 19 Februari 2019.
Kepada wartaekspres.com, Suhu Yun Cing dari Vihara Dharma Ramsi mengungkapkan, bahwa Cap Go Meh merupakan rangkaian terakhir Perayaan Tahun Baru Imlek. Istilah Cap Go Meh berasal dari dialek Hokkian yang jika diartikan secara harfiah bermakna 15 hari atau malam setelah Tahun Baru Imlek.
“Apabila dipenggal per kata, kata ‘cap’ memiliki arti 10, sedangkan ‘go’ berarti 5, dan ‘meh’ artinya malam,” ujarnya.
Suhu Yun Cing bersama wartaekspres.com

Kalau di China, Cap Go Meh disebut Festival Yuanxiao atau Festival Shangyuan. Perayaan Cap Go Meh dilakukan untuk memberi penghormatan terhadap Dewa Thai Yi, dewa tertinggi di langit pada zaman Dinasti Han (206 SM- 221 M), terang Suhu Yun Cing.
Dikatakannya, bahwa dahulu, Cap Go Meh dilakukan secara tertutup untuk kalangan istana dan belum dikenal masyarakat awam. Festival tersebut dilakukan pada malam hari, sehingga harus menyediakan banyak lampion dan aneka lampu warna-warni.


Lampion adalah pertanda kesejahteraan hidup bagi seluruh anggota keluarga. Oleh karenanya, Cap Go Meh kerap disebut Festival Lampion. Ketika pemerintahan Dinasti Han berakhir, barulah Cap Go Meh dikenal oleh masyarakat, ungkapnya.
“Saat perayaan Cap Go Meh, rakyat bisa bersenang-senang sambil menikmati pemandangan lampion yang telah diberi banyak hiasan,” tuturnya. (Edi. S/M.Fauji)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oknum Perangkat Desa Ditangkap Satreskrim Polres Purworejo

PURWOREJO - wartaexpress.com - Man (35) warga Desa Lubang Sampang yang juga merupakan Perangkat Desa diamankan Satreskrim Polres Purworejo....