BENGKAYANG – wartaekspres.com - Selain melaksanakan
tugas pokok sebagai penjaga perbatasan RI- Malaysia. Satuan Tugas Perbatasan Batalyon
Mekanis 643/Wanara Sakti, terus memperhatikan sarana prasarana publik di
sekitar pos batas, Minggu (5/5/19).
Fasilitas publik
hingga sarana peribadatan yang kurang layak menjadi sasaran karya bakti Satgas
Pamtas Yonmek 643/Wns.
Dalam hal ini,
sasaran karya bakti Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns salah satunya Masjid Nurul
Jannah di Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang, Kalimantan Barat. Tempat wudhu di
Masjid Nurul Jannah kurang dan belum memadai sehingga para jamaah masjid
terkadang harus mengantri lama serta kesulitan ketika akan bersuci.
Komandan Yonmek
643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung melalui Pasiter Lettu Inf Ari mengatakan, bahwa
penampungan tempat air wudhu yang lama kurang dan belum mengunakan kran
sehingga perlu dibuat tempat wudhu baru.
"Bersama warga
sekitar secara gotong royong membuat
tempat wudhu yang baru supaya jamaah lebih mudah beribadah," ucapnya.
Sementara, Rudi yang merupakan
salah satu warga Jagoi Babang mengungkapkan, terima kasih kepada Satgas Yonmek
643/Wns, tidak canggung untuk membantu warga dalam pembuatan tempat wudhu.
"Baru kali ini
ada Satgas Pamtas yang turun langsung bergotong royong membantu warga dalam
pembuatan tempat wudhu di masjid. Saya bangga melihat perhatian TNI terhadap
kebutuhan warga perbatasan," ungkapnya.
"Baik-baik
Satgasnya, sebelumnya kami biasa antri lama kalau mau wudhu, kadang-kadang
terlambat berjamaah karena menunggu antrian. Sekarang sudah tidak antri lagi,
tempat wudhunya sudah ditambah," tutupnya. (Rls/danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar