GUNUNGSITOLI – wartaekspres.com - Pemerintah Kota
Gunungsitoli, Sumatera Utara, menggelar pelatihan tata cara kelola destinasi
pariwisata, bertempat di Restourant Grand Kartika, Jalan Gomo, Kelurahan Pasar,
Kecamatan Gunungsitoli, Rabu (15/05) pagi.
Ada 50 peserta yang mengikuti pelatihan ini, diantaranya pemilik Biro
Perjalanan Wisata Go Nias Tour, dan Shalom Tour Travel. Kemudian pengusaha
Hotel Miga, dan Hotel Nasional. Seterusnya pengelola destinasi wisata Museum
Pusaka Nias, Pantai Hoya, dan Nusa Lima.
Ditemui wartaekspres.com,
Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Ir. Agustinus Zega, mengatakan, bahwa
potensi pariwisata Kota Gunungsitoli sangat memungkinkan untuk dikelola dan
ditata dengan baik.
"Jika tata kelola pariwisata sudah baik, maka dapat menjadi sarana
untuk memacu kesejahteraan masyarakat di Kota Gunungsitoli. Meski demikian,
pengelolaan daya saing pariwisata memerlukan sumber daya manusia yang
profesional," ujar Sekda.
Berdasarkan informasi yang diterima wartaekspres.com,
pelatihan itu berlangsung selama tiga hari dengan mendatangkan empat narasumber
yang berasal dalam dan luar daerah. Diantaranya, Mercy Panggabean, Ketua DPD
Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPI), Dewi Juwita Purba, Sekretaris
Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI), Yasokhi T. Harefa, SE, M.Si, dan
Baziduhu Zebua. (Van)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar