KOTAWARINGIN BARAT - wartaekspres - Babinsa Koramil
1014-02/Kumai, Serda Aripin bersama Polsek Kumai, Aparat Kecamatan Kumai, KKP
Kumai dan masyarakat melaksanakan pendampingan petugas dari Puskesmas Kumai
dalam program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melakukan foging atau
pengasapan di sekitar pemukiman masyarakat di Desa Sungai Tendang, Kec. Kumai,
Kab. Kotawaringin Barat, Rabu (15/5/19).
Kegiatan fogging atau
pengasapan menyasar tempat-tempat lembab di sekitar pemukiman penduduk seperti,
kolong jembatan, sudut bangunan yang kurang terpapar cahaya matahari, kolam dan
tempat penampungan air.
Danramil
1014-02/Kumai, Kapten Arm Ahmad Jubaidi mengatakan, bahwa kegiatan fogging
sudah beberapa kali dilaksanakan dan tentunya tujuannya adalah membantu
pemerintah untuk menekan pertumbuhan nyamuk yang dapat menyebabkan demam berdarah,
sehingga kesehatan masyarakat dapat terwujud," imbuhnya.
Lanjutnya, selain
melaksanakan fogging, untuk memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk aedes
aegypti, petugas juga melakukan penimbunan sampah yang dapat di genangi air
seperti kaleng bekas dan botol plastik.
Tambahnya, mengingat
pada musim hujan seperti saat ini, perkembangbiakan nyamuk Aedes aygepti semakin
pesat. Gigitan nyamuk jenis ini merupakan media penularan virus dengue yang
menjadi penyebab demam berdarah dengue (DBD).
"Telur nyamuk
Aedes Aygepti akan menetas jika terkena air. Inilah mengapa DBD biasanya
merebak saat musim hujan," ujarnya.
Senada dengan laporan
Danramil 1014-02/Kumai Kapten Arm Ahmad Jubaidi, Komandan Kodim 1014/Pbn Letkol
Inf Muchammad Roni Sulaeman, SE, menuturkan, bahwa sejak beberapa minggu ini
wilayah Kumai tengah mengalami hujan yang turun hampir setiap hari, sehingga
membuat udara menjadi lebih sejuk dan lembab. Tapi tanpa disadari ada sebuah
ancaman yang datang seiring musim hujan yakni berkembang biaknya nyamuk aedes
aygepti.
“Untuk itu, jajaran
Kodim 1014/Pbn akan terus berpartisipasi dalam mendukung pemerintah untuk
mensukseskan program kesehatan, guna meningkatkan kualitas kesehatan
masyarakat. Termasuk dalam pemberantasan sarang nyamuk, agar masyarakat
terhindar dan terbebas dari penyakit DBD," pungkasnya. (Rls/danil)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar