NIAS BARAT - wartaekspres.com
- Bupati Nias Barat (Nisbar), Faduhusi Daely, S.Pd didampingi Inspektur
Mareko Zebua, SH, Kadis Perizinan dan Penanaman Modal Sokhi'aro Daeli, SE, M.Si,
Camat Mandrehe Barat Nurlina Gulo, SH dan Kabag. Administrasi Organisasi
Kharasi Daeli, S.Sos, MM. Hadir juga Epborus ONKP Pdt. Saradodo Gulo, S.Th dan
unsur Majelis Sinode Gereja ONKP, Wakil Bupati Nias Selatan Sozanolo Ndruru
serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam pidato pengarahannya, Bupati Nias Barat
mengatakan, bahwa hidup hanya sementara, oleh itu selagi masih hidup, berikan yang
terbaik kepada Tuhan. “Banyak orang atau manusia hanya bisa berbicara indah
tetapi sangat susah untuk berbuat yang terbaik buat Tuhan. Kebanyakan tidak
pernah bersyukur dalam hal apapun yang diberikan Tuhan kepadanya, hanya tahu
mengeluh dan mengeluh,” tandas tokoh Gereja ONKP itu.
Lebih lanjut disampaikan Bupati Nias Barat, bahwa
melalui kegiatan Peletakkan Batu Pertama Gereja ONKP Lauru Mazingo ini, mari
kita membangun rohani dengan menginvestasi apa yang kita punya hanya untuk
kemuliaan nama Tuhan.
“Kita percaya, bahwa program pembangunan Gedung Gereja
ONKP Jemaat Lauru Mazingo ini, Tuhan pasti berkarya dengan memakai hati dan
tangan para hamba dan jemaat-Nya untuk berbakti dan berkarya hingga pembangunan
gedung gereja ini selesai dalam bimbingan dan penyertaan Tuhan,” ujarnya.
Bupati menyampaikan komitmennya berupa inspirasi dalam
menjalani kehidupan ini. “Selagi saya diberikan nafas kehidupan oleh Tuhan
dan bahkan sepanjang saya sebagai Bupati, apapun acara yang menyangkut kegiatan
Gerejawi akan saya hadiri, demikian juga acara duka sepanjang saya punya waktu
maka menjadi komitmen untuk selalu hadir dan memberikan yang terbaik bagi Tuhan
sebatas kemampuan yang saya miliki. Sebab kita percaya, bahwa Tuhan juga
selalu berkarya dalam kehidupan kita jauh lebih indah dari apa yang kita baktikan
kepada-Nya,” ujar Bupati mengakhiri. (Aperius
Gulo)



Sukses Buat Panitia
BalasHapusDan selamat Datang Pak Ephorus ONKP dan pak Bupati Nias Barat beserta Rombongan.