KUBU RAYA - wartaekspres - Panglima Kodam
XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad bersama Gubernur Kalbar, H.
Sutarmidji, SH, M.Hum, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono beserta unsur
Forkopimda lainnya mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Edhy
Prabowo melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kalimantan Barat, Kamis
(9/1/20).
Kunjungan Menteri KKP di Kalbar adalah dalam rangka melaksanakan konferensi
pers terkait penangkapan kapal illegal fishing. Konferensi pers berlangsung di
Kantor PSDKP Pontianak, Jalan Moh. Hatta, Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya,
Kalimantan Barat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kakor Polairud, Deputi
Ops Lat Bakamla serta Direktur HPK Kementerian Luar Negeri.
Saat konferensi pers Menteri KKP RI, Edhy Prabowo menjelaskan, bahwa
pada tanggal 30 Desember 2019 yang lalu Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber
Daya Kelautan dan Kelautan telah berhasil menangkap tiga kapal asing berbendera
Vietnam bersama dengan 36 anak buah kapal di Laut Natuna Utara.
Tiga kapal ikan asal Vietnam tersebut ditangkap oleh Kapal Pengawas milik
Kementerian KKP saat sedang melakukan pencurian ikan di Laut ZEE di atas Pulau
Tarempa Perairan Natuna. Diantaranya kapal dengan nomor lambung KG 95118 TS, KG
94629 TS dan KG 93255 TS.
Penangkapan dilakukan oleh Kapal Pengawas milik KKP yang terdiri
atas KP Orca 3, KP Hiu Macan 01, dan KP Hiu 011. Dirjen PSDKP-KKP juga telah
berkoordinasi dengan TNI AL yang mengerahkan KRI Tjiptadi-381 dan KRI Teuku
Umar-385, serta Badan Keamanan Laut (Bakamla).
Kapal tersebut saat ini disita di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan
dan Perikanan (PSDKP) Pontianak, Kalimantan Barat beserta 36 ABK juga turut
serta dilakukan penahanan untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. Ketiga
kapal tiba di Pontianak pada 2 Januari 2020.
"Memang para pencuri ini luar biasa. Tapi alhamdulillah anggota kita
selamat semua. Kita berhasil tangkap tiga kapal dengan 36 ABK,"
kata Menteri KKP Edhy Prabowo. (Rls/Danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar