KUBU RAYA - wartaekspres - Dalam rangka menumbuhkan rasa cinta tanah air dan persatuan
bangsa serta membentuk generasi muda berkarakter, Zeni Daerah Militer
XII/Tanjungpura menggelar Pelatihan Wisata Matematika Bela Negara, yang diikuti
sebanyak 58 Siswa-siswi SMP Kemala Bhayangkari bertempat di Aula Mazidam
XII/Tpr, Kubu Raya, Senin (13/1/20).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kazidam XII/Tpr,
Kolonel Czi Sukamdi diwakilkan Kasi Tuud Zidam XII/Tpr, Mayor Czi Joko Marsudi.
Adapun sebagai pemberi materi Letda Czi DH. Butar Butar.
Dalam sambutannya yang disampaikan Kasi Tuud Zidam XII/Tpr
mengatakan, bahwa kepada siswa-siswi peserta pelatihan wisata matematika bela
negara diharapkan dapat memahami karakter bela negara melalui pendekatan
berfikir suprarasional, dengan tujuan memberikan pengalaman baru dan
pengetahuan.
“Disamping itu memupuk, meningkatkan rasa cinta tanah air,
kesadaran berbangsa dan bernegara serta rasa kebangsaan dikalangan generasi
muda," ujarnya.
"Dengan diselenggarakan kegiatan ini diharapkan kepada
para peserta manfaatkan waktu sebaik mungkin, sehingga dapat memahami tentang
pelatihan wisata matematika bela negara dengan baik," jelas Kazidam
XII/Tpr.
Sedangkan Letda Czi DH. Butar Butar dalam materinya
menyampaikan, bahwa karakter bela negara adalah sebagai poros pendidikan yang
meliputi Religius, Gotong Royong, Mandiri, Integritas dan Nasionalis. Bela
negara merupakan sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya
kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan
Undang-Undang Dasar 1945, dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara
yang seutuhnya.
Lanjutnya dikatakan, bahwa berfikir suprarasional adalah
berfikir dengan menggunakan hati sehingga mempertimbangkan hal-hal yang tidak
kasat mata, tidak terindera oleh panca indera atau hal yang gaib. “Adapun
contoh aktivitas 3 antena manusia seperti panca indera, akal dan hati,"
terangnya.
Dalam kegiatan tersebut dilanjutkan permainan matematika
bela negara bentuk kelompok, pengenalan bongkar pasang senjata dan PBB. (Rls/danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar