CIMAHI - wartaekspres.com - Pemerintah
Kota Cimahi terus mengupayakan pembuatan embung sebagai bagian dari upaya mengentaskan banjir Melong
di Kecamatan Cimahi Selatan yang terus berlangsung setiap musim hujan, Selasa (5/3).
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman
(DPKP) Kota Cimahi, M. Nur Kuswandana kepada wartaekspres.com mengungkapkan,
bahwa embung bakal dibangun
di atas lahan seluas
6.000 meter persegi. Diprediksi dapat menampung
air yang berasal dari aliran
Sungai Cimahi untuk dialirkan ke aliran
Sungai Citarum.
"Kita
upayakan segera terwujud, karena menjadi salah satu kebijakan Pemkot Cimahi tangani masalah prioritas yaitu banjir
di kawasan selatan Kota Cimahi ," ujarnya belum
lama ini.
Pihaknyamenilai,
pengentasan banjir Melong mesti dilakukan sejak dari hulu hingga hilir, masuk kewilayah perbatasan Kabupaten
Bandung.
Di kawasan hulu,
Pemkot Cimahi juga akan membuat embung
di Kel. Pasir Kaliki dengan pembebasan lahan seluas
8.000 m2. Bakal turut dibangun saluran air
berbentuk sodetan dengan membebaskan lahan
di Cigugur Tengah dengan luas mencapai
4.000 m2.
"Embung
yang di Pasir Kaliki akan mengurangi aliran
air ke daerah Cigugur
Tengah sehingga ke Melong tidak terlalu besar,"
terangnya.
Yang
lebihk rusial, lanjut Nur,
Pemerintah Kota Cimahi bersama Kabupaten
Bandung Barat dan Kota Bandung sebagai daerah perbatasan dapat turut proaktif menyelesaikan permasalah banjir secara bersama-sama.
"Perlu ada kebijakan bersama untuk ikut memperbesar saluran
air, sehingga tidak terhambat mengalir sampai ke
Sungai Citarum. Sebetulnya banjir masalah bersama
yang harus dituntaskan," pungkasnya. (Edi.S/Reza.S)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar