KUBU RAYA - wartaexpress.com - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad didampingi Kasdam XII/Tpr, Brigjen TNI Djaka Budhi Utama serta PJU Kodam XII/Tpr mengikuti rapat secara virtual membahas tentang perkembangan penanganan Covid-19 di wilayah Kogabwilhan I dari ruang rapat Puskodalopsdam XII/Tpr, Senin (19/10/20).
Rapat dipimpin oleh Panglima Kogabwilhan I, Laksamana Madya I Nyoman Gede
Ariawan, SE, MM, diikuti juga oleh Pangdam I/Bukit Barisan, Pangdam
II/Sriwijaya, Pangdam III/Siliwangi, Pangdam IM, Pangdam Jaya, Pangkormada I,
Pangkoops AU I dan Pangkohanudnas.
Pangkogabwilhan I, Laksda Nyoman Gede Ariawan, SE, MM, dalam kesempatan tersebut
menyampaikan, bahwa trend kasus terkonfirmasi Covid-19 di wilayah Kogabwilhan I
masih mengalami kenaikan.
Menurut Pangkogabwilhan I, bahwa hal tersebut terjadi karena
ketidakdisiplinan, menganggap remeh bahkan ada sebagian masyarakat yang
meyakini bahwa Covid-19 tidak ada.
Untuk itu Pangkogabwilhan I menekankan kepada para Pangkotama beserta
jajarannya untuk melaksanakan operasi pendisiplinan protokol kesehatan secara
terus menerus dan berkelanjutan.
"Sosialisasikan 3 M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan
secara terus menerus kepada keluarga, lingkungan tempat tinggal dan di
lingkungan dinas para prajurit kita. Hindari kerumunan dan jauhi
keramaian," tegas Pangkogabwilhan I.
Sementara Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam kesempatan
tersebut melaporkan kepada Pangkogabwilhan I, bahwa pelaksanaan penanganan
Covid-19 di wilayah Kodam XII/Tpr saat ini mengerahkan segenap komponen
penthahelix yang ada di wilayah Kodam.
"Salah satunya yang kami lakukan, sekarang memberikan pendampingan
terhadap 4 sekolah SMU di Pontianak. Saat sekarang ini sudah berjalan satu
bulan melaksanakan belajar tatap muka. Dengan adanya kita bentuk pelatihan
Satgas Disiplin Protokol Kesehatan di lingkungan sekolah maupun pesantren
pelaksanaannya berjalan lancar dan tidak ada guru maupun murid yang
terkonfirmasi Covid-19," ungkap Pangdam.
Selain itu, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad juga melaporkan terkait dengan
penanganan PMI di tiga PLBN di Kalbar yaitu Aruk, Entikong dan Nanga Badau.
"Sampai dengan saat sekarang ini Kodam XII/Tpr sudah berhasil melaksanakan evakuasi PMI dari perbatasan baik itu dari Aruk, Entikong dan Badau. Kurang lebih 44. 274 PMI, berjalan aman dan lancar, serta semuanya bisa kembali ke daerah masing-masing," pungkas Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad. (Rls/danil)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar