JAKARTA - wartaekspres
- Setelah pimpinan tertinggi Bakamla RI resmi berganti,
perpindahan tersebut juga ditandai dengan Jam Komandan Perdana atau yang biasa
dikenal dengan Entry Briefing. Laksdya Bakamla Aan Kurnia, S.Sos, MM,
memberikan arahan perdananya di Aula Markas Besar Bakamla RI, Gedung Perintis
Kemerdekaan, Jl. Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).
Dalam paparannya, disampaikan visi, misi dan value
(nilai) organisasi selama kepemimpinan yang hendak diwujudkan dan dilaksanakan
bersama seluruh personel Bakamla RI. Laksdya Aan juga menekankan pentingnya
sinergisme dalam mengamankan perairan Indonesia karena ini hanya dapat
dilakukan dengan kerjasama dengan semua pemangku kepentingan. Sinergi yang
sudah terjalin dengan instansi lain harus terus dibina dan ditingkatkan.
Selain itu, Laksdya Aan juga mengajak seluruh personel
Bakamla RI untuk meningkatkan kinerjanya. Untuk mendorong hal tersebut, maka
peningkatan kemampuan personel, optimalisasi kehadiran di laut, membina
hubungan kerjasama luar negeri dan membangun sistem informasi terintegrasi
menjadi program prioritasnya.
Mengawali misinya, dalam waktu dekat Laksdya Aan akan
turun langsung untuk memantau kondisi terkini di perairan Natuna Utara. Ke depan,
Bakamla juga akan bersinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk
melakukan pengawalan terkoordinasi terhadap operasional kapal nelayan di natuna
sehingga mereka dapat mencari ikan dengan rasa aman dan nyaman tanpa gangguan
dari kapal asing. (Bakamla RI/Indonesian
Coast Guard)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar