PANDEGLANG - wartaeksprea - Koperasi Benteng
Mikro Indonesia (BMI) dalam miladnya yang ke 7 tahun dan operasional 17 tahun, rangkaian
kegiatan menyambut milad, dimulai dari Cabang Majasari Kabupaten Pandeglang,
Banten. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Koperasi BMI merupakan kegiatan yang
sifatnya bakti sosial kepada masyarakat.
Kegiatan milad
Koperasi BMI akan berlangsung hingga tanggal 25 Maret 2020. Terdapat 8 tempat
yang akan jadikan tempat kegiatan rangkaian acara milad Koperasi BMI mulai dari
Pandeglang, Lebak, Serang hingga terakhir di Kabupaten Tangerang.
Dalam acara tersebut
Presiden Direktur Koperasi BMI, Kamaruddin Batubara mengatakan, bahwa dalam
kegiatan milad Koperasi BMI kali ini akan menyerahkan santunan kepada yatim
sebanyak 1.000 orang, sunatan massal anak anggota sebanyak 300 orang, santunan
pendidikan tingkat SD 5 anak anggota berprestasi @ Rp.750.000, tingkat SMP 5
anak @ Rp.750.000, SMA 5 anak @ Rp.1.000.000, universitas 5 anak @ Rp.1.500.000,
paket C terbaik 5 anak @ Rp.500.000.
Penyerahan hibah rumah
siap huni sebanyak 3 unit untuk wilayah Kab. Tangerang (Cab. Sukadiri, Mauk dan
Pasar Kemis), Sanimesra 1 unit wilayah Kab. Lebak , Sanitasi Dhuafa 1 unit
wilayah Kab. Tangerang. ”Sedangkan di
Majasari kali ini akan disunat 48 anak, santunan yatim 165 orang, pendidikan 5
anak berprestasi, dan hafid quran 1 orang anak,” ujar Kamaruddin Batubara.
Kamaruddin juga
mengatakan, bahwa dengan rangkaian milad ini, sekaligus sebagai upaya
mengenalkan Koperasi BMI kepada masyarakat. ”Anggota kita sudah
mencapai 250 ribu orang. koperasi kita ada dua. Pertama Koperasi Syariah
Benteng Mikro Indonesa dan Kedua Koperasi Benteng Muammalah Indonesia atau
Kopmen BMI,” katanya.
Lebih lanjut
dikatakan, bahwa melalui Kopmen BMI kita melakukan bisnis di ritel. Saat ini
sudah dibuka 4 unit toko bangunan, tiga minimarket dan 1 cafe. Insya Allah akan
dibuka mini market 2 unit lagi di Pandeglang. Dengan modal 100 ribu per orang,
kita ada 70.000 orang yang bergotong-royong sehingga semuanya menjadi pemilik
koperasi ini, maka terbentuk Koperasi Benteng Muammalah Indonesia.
“Hingga Desember 2018
aset Kopmen BMI hanya 7.8 milliar, tetapi sampai Desember 2019 bertambah hingga
19.5 milliar. Dan Sekarang per Januari 2020 sudah mencapai angka 20 milliar
assetnya. Itulah inti dan semangat gotong-royong sesuai dengan QS Al Maidah
ayat 2, tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan takwa dan jangan tolong
menolong dalam kesesatan,” tandas Kamaruddin.
Gotong-royong adalah
kekuatan koperasi, sampai hari ini di Pandeglang sudah dibangun 14 hibah Rumah
Siap Huni yang satu unitnya bernilai 50 juta. ”Koperasi harus memberikan
manfaat langsung, termasuk juga mengenai pemberian sajadah dan Alquran gratis.
Jangan takut, tidak akan pernah rugi koperasi ini. Ingat QS As Saba ayat 39.
Apapun yang kita sedekahkan pasti Allah ganti,” ujar Kamaruddin.
Menurutnya, kinerja Koperasi
BMI meningkat 20 persen dalam setahun ini. Ini semua berkah dari sedekah juga
merupakan dampak dari memadukan bisnis dengan semangat spritual. Koperasi BMI
melayani semua umat. Bahkan hampir 1.500 orang non muslim adalah anggota
Koperasi BMI. Hibah rumah siap huni yang ke 100 malah buat etnis Tionghoa.
“Kita harus bisa
menciptakan usaha bagi anggota, jangan hanya numpang hidup dalam kesuksesan
orang. Kita ini lekat dengan pemberdayaan. Koperasi BMI terbiasa membudayakan Ziswaf.
Inilah semangat Koperasi BMI untuk menuju target 1 triliun tahun ini,” ujar
Kamaruddin Batubara.
Kamaruddin berharap
ada anak anggota yang lulus dan bisa kuliah di perguran tinggi 10 besar terbaik
nasional, dan akan diberikan beasiswa sampai lulus kuliah.
Sementara Camat Kecamatan
Majasari, Caswa, dalam sambutannya mengatakan, bahwa awalnya dirinya tidak tahu
apa itu Koperasi BMI. ”Dan saya cari tahu, alhamdulillah akhirnya saya tercatat
sebagai anggota dalam waktu satu tahun ini,” ujar Caswa.
Menurut Caswa, banyak
koperasi tentu banyak pilihan. Masyarakat yang menentukan sendiri kehidupan
perekonomiannya, Pemerintah hanya memfasilitasi saja. ”Yang digagas Koperasi
BMI ini, selaku Camat, saya mengucapkan terima kasih telah banyak membantu
masyarakat kami,” imbuh Caswa.
Kepala Dinas Koperasi
dan UKM Kabupaten Pandeglang, Drs. H. Dadan mengucapkan terima kasih kepada
Koperasi BMI, atas perhatiannya kepada masyarakat Pandeglang. ”Saya berharap
banyak koperasi di Pandeglang yang mengadopsi cara Koperasi BMI ini. Kurang
lebih ada 537 koperasi di sini, akan tetapi yang rutin menyerahkan laporan
hanya 135 koperasi. Mudah-mudahan dan insya Allah saya akan belajar dan berguru
di Koperasi BMI,” ujar Dadan.
Sementara itu, Asisten
Deputi Keanggotaaan Deputi Kelembagaan Kemenkop dan UKM RI, Wiwin mengatakan,
bahwa pihak pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM RI sangat
mengapresiasi kinerja Koperasi BMI ini.
”Koperasi BMI ini
sudah sangat dikenal karena pemberdayaannya dan respon sosialnya. Saya berharap
Koperasi ini konsisten terus dalam pemberdayaan anggotanya dan masyarakat.
Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM RI sangat mengapresiasi
kinerja seperti ini,” kata Wiwin.
Setelah acara
sambutan dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis beasiswa bagi anak
anggota berprestasi dan santunan yatim. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan
sunatan massal oleh tim medis yang bekerjasama dengan Koperasi BMI. (Udin Jaenudin/klikbmi)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar