BEKASI - wartaekspres - Sesuai dengan surat balasan dari
Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Nomor : 005/03. Dinas LH.PPKLH perihal
audiensi, Amphibi Bekasi Raya datang dan menghadiri audiensi tersebut pada pukul 13.30 14.30 WIB. Pertemuan audiensi terkait dengan
program penanaman sejuta pohon yang bertempat di Gedung Plaza Pemerintah Kota Bekasi
lantai 4 ruang rapat Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi.
Kehadiran Amphibi Bekasi
Raya diterima oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan,
Titin Gartini. Kedatangannya menemui Amphibi merupakan sebuah kebetulan karena
pada saat itu beliau sedang mengambil berkas yang harus dibawa ke kantor untuk
keperluan penanggulangan banjir di sekitar Pondok Gede Kota Bekasi.
Sedangkan pada saat
yang bersamaan para Kepala Bidang, beserta Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yayan
Yulyana, tidak ada satupun yang ada di meja kerja dinas tersebut, Jumat
(10/01/2020). Demikian disampaikan Wiyoko Ikhsan, selaku Divisi Hummas dan Publikasi Amphibi Bekasi Raya.
Pada undangan
audiensi tersebut juga terlampir undangan rapat untuk pihak-pihak yang terkait
dengan program ini, yaitu Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Kepala DBMSDA
Kota Bekasi, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Bekasi, dan para kepala
bidang di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi.
Namun yang sangat
disayangkan para undangan di atas tidak ada satu pihakpun yang hadir. Menurut
informasi yang didapatkan dari Kepala Bidang PPKLH para pihak-pihak tersebut
berhalangan hadir dikarenakan sedang turun ke lapangan secara keseluruhan,
untuk meninjau lokasi banjir yang ada di sekitar wilayah Pondok Gede.
Hasil yang didapatkan
pada saat pertemuan ini adalah penundaan audiensi hingga waktu yang belum
ditentukan, mengingat situasi banjir yang masih menjadi fokus permasalahan
pihak Dinas yang terkait pada undangan audiensi tersebut. Sangat disayangkan
kinerja Pemerintahan Kota Bekasi kurang profesional. (Wiyoko Ikhsan)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar