SEMARANG - wartaekspres - Jawa Tengah kembali
mengukir prestasi di dunia olahraga tingkat dunia. Hal itu menyusul lolosnya
Fadillah Arbi Aditama, bocah kelas 2 SMP asal Purworejo ke ajang Asia Talent
Cup (ATC) 2020.
Asia Talent Cup
adalah kompetisi balap motor yang diperuntukan bagi pembalap muda di kawasan
Asia dan Oseania. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Dorna, yang juga
menjalankan kompetisi Moto GP, dan Kejuaraan Dunia Superbike.
Arbi menjadi satu
dari empat wakil Indonesia yang akan beraksi pada ATC 2020. Ia akan bersaing
dengan pembalap-pembalap dari negara-negara Asia lainnya pada Februari ini.
Untuk memotivasi,
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengundang khusus Arbi ke rumah dinasnya,
Jumat (17/1). Dalam kesempatan itu, Ganjar memberikan semangat agar Arbi dapat
bersaing dan membawa nama harum Jawa Tengah dan Indonesia.
"Fisik dan
mental harus disiapkan. Jangan takut apalagi minder dengan pesaing dari negara
besar lainnya seperti Jepang, Malaysia. Ingat, Indonesia itu negara hebat, kamu
pasti bisa menjadi yang terbaik jika memang bersungguh-sungguh," ujar
Ganjar.
Lebih lanjut Ganjar
mengatakan , bahwa menang dan kalah dalam sebuah perlombaan, adalah hal yang
biasa. Ia berpesan, apabila meraih kemenangan untuk tidak sombong dan merasa
puas.
"Nek menang ojo umuk, kalah ojo ngamuk (kalau
menang jangan sombong, kalah jangan marah). Kamu buktikan bahwa Purworejo punya
atlet hebat dan mampu bersaing di kancah dunia. Saya selalu mendukung dan
mendoakan untuk yang terbaik," imbuh Ganjar.
Arbi sendiri mengaku
sangat senang dapat bertemu langsung dengan Ganjar Pranowo. Menurutnya,
motivasi dari Ganjar dapat memompa semangatnya untuk terus berprestasi.
"Tentu tambah
semangat, mendapat dukungan dari orang hebat seperti pak Ganjar," ucap
putra pasangan Robi Yudha Kurniawan dan Anggi Putri Anggraeni ini.
Bocah berusia 14
tahun yang bercita-cita menjadi pembalap Moto GP ini mengatakan, sejak kelas 6
SD dirinya sudah menekuni dunia balap motor. Dengan arahan dan bimbingan
ayahnya, Arbi mengikuti sejumlah kejuaraan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Hasilnya cukup
membanggakan, sebanyak 15 predikat juara telah dikantongi. Hal itulah yang
membuatnya dikirim untuk mengikuti audisi ATC dan berhasil lolos seleksi. "Target
saya menjadi orang Indonesia pertama yang menjuarai ATC," tegasnya.
Ditanya suka dukanya
menjadi atlet balap motor, Arbi hanya tersenyum. Pengagum Marc Marquez ini
mengatakan, bahwa sukanya dapat bertemu dengan banyak orang yang memiliki hoby
sama.
"Dukanya ya
harus jauh dari orang tua, sering jatuh sampai patah tulang. Namun semua itu
terbalas saat saya mampu menjadi juara dalam suatu ajang perlombaan,"
pungkasnya. (A.Yahya)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar