KETAPANG - wartaekspres - Komandan Kodim
1203/Ketapang Letkol Kav Jami'an, S.IP, yang diwakili oleh Pasiops Kodim
1203/Ktp Kapten Inf Andri Fitri bersama Ketua Persit KCK Cabang XLVII Kodim
1203/Ktp, Santi Jami'an memberikan pengarahan kepada Persit Kartika Chandra
Kirana se-wilayah Ketapang tentang bahaya paham radikalisme dan santun dalam
bermedia sosial. Pengarahan berlangsung di Aula Makodim 1203/Ktp, Jalan Letjend
S. Parman, Delta Pawan, Ketapang, Kamis (7/11/19).
Pasiops Kodim 1203/Ktp, Kapten Inf Andri Fitri dalam pengarahannya
menyampaikan, bahwa radikalisme merupakan suatu paham ide atau gagasan ideologi
untuk merubah sistem sosial politik yang identik dengan kekerasan dan dianggap
paling baik dan benar, serta dapat menegakkan keadilan.
“Padahal radikalisme sangat salah karena mengandung kekerasan atau
intimidasi membuat takut masyarakat, untuk itu kita harus waspada terhadap
keluarga kita yang menganut paham tersebut," terangnya.
Dikatakan juga, bahwa penggunaan media sosial yang saat ini memicu banyak
perubahan manusia dalam bersosialisasi. Hal tersebut adalah suatu yang wajar,
karena sesuai tujuan awal penggunaan medsos, yaitu untuk berkomunikasi dan
berinteraksi dengan orang lain di seluruh dunia. Namun sangat disayangkan,
dalam perkembangannya orang yang berkomunikasi melalui media sosial sering
mengabaikan nilai-nilai kesopanan dan kesantunan.
Sementara itu, Ketua Persit KCK Cab XLVII Kodim 1203/Ktp, Santi Jami’an
mengatakan, bahwa acara ini bertujuan untuk membina hubungan silaturahmi
sekaligus sebagai media untuk memberikan berbagai informasi, bekal pengetahuan
guna menambah wawasan dan nasehat-nasehat agar kehidupan di lingkungan militer
mereka penuh dengan suasana kekeluargaan, kebersamaan, kondusif, harmonis dan
jauh dari berbagai macam pelanggaran.
Santi Jami’an berpesan kepada seluruh anggota Persit KCK se-wilayah
Ketapang, agar mendidik anak-anaknya dengan baik, serta mempersiapkan mereka
agar menjadi generasi yang tangguh, kuat, cerdas, cinta kepada bangsa dan
negaranya. “Sebagai orang tua tentunya kita berusaha menjadi panutan dan idola
serta membanggakan bagi mereka," pungkasnya. (Rls/danil)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar