PONOROGO - wartaexpress.com - Kemajuan pemerintahan desa di berbagai bidang tidak lepas dari peran serta masyarakat dengan sinergitas berbagai pihak, seperti dewan, pemerintah daerah, hingga ke tingkat bawah agar saling berkesinambungan.
Begitu juga
masyarakat dituntut semakin kritis melihat proses pembangunan agar berjalan
sesuai jalur yang benar dan transparan.
Sri Sunarti, Kepala
Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, selaku Korcam se-Kecamatan
Mlarak mendapat kunjungan dari LBH-LPSHRI Kabupaten Ponorogo dan media wartaexpress.com, Kamis (15/10/20).
Dalam kunjungan
tersebut, Kades Sri Sunarti menyambut hangat adanya LBH-LPSHRI bersama media
yang peduli pada masalah-masalah umumnya di desa se-Kecamatan Mlarak, khususnya
di wilayah Desa Bajang.
Ia berharap, masyarakat
melalui lembaga berkontribusi secara kritis dalam pengembangan Desa Bajang
termasuk mengawal kinerja dari Pemdes se-Kecamatan Mlarak, di samping
mengkritisi program dan proses pembangunan secara keseluruhan.
”Kami mengapresiasi,
bangga dan berterima kasih dengan adanya LBH-LPSHRI dan media untuk melakukan
sosial kontrol, diharapkan agar saling sinergi untuk mengawal bidang pembangunan
di wilayah Kecamatan Mlarak dan Desa Bajang khususnya,” terangnya.
Lebih lanjut, Kades
Sri Sunarti menambahkan, bahwa dengan total penduduk dua ribu jiwa dan untuk
jiwa pemilihnya sekitar 1.800 dari tiga dukuh, banyak bantuan dari pemerintah
di masa pandemi Covid-19 ini sangat rentan adanya kecemburuan sosial di
masyarakat.
"Tapi, Alhamdulillah
di Desa Bajang ini tidak ada kendala. Adanya peran serta kemitraan Lembaga
Swadaya Masyarakat dan media yang dilakukan mampu mengelola keseimbangan,
keselarasan dan keharmonisan, sehingga menjadikan mata rantai di bidang
pengawasan,” jelas Sri Sunarti.
Sementara itu, dalam
kesempatan yang sama, Ketua Umum LBH-LPSHRI Kab. Ponorogo, Gus Anam mengatakan,
bahwa pihaknya sebagai wadah organisasi yang menampung, memproses, mengelola
dan melaksanakan semua aspirasi masyarakat dalam bidang pembangunan, terutama
pada bagian yang belum tersentuh.
Serta ikut
menumbuhkembangkan jiwa dan semangat serta memberdayakan masyarakat dalam
bidang pembangunan, serta ikut melaksanakan, mengawasi, memotivasi dan
merancang proses dan hasil pembangunan secara berkesinambungan, tidak hanya
pada saat itu juga.
"Lembaga swadaya masyarakat dan media sebagai wadah penyalur aspirasi atas hak dan kewajiban warga negara, dan saling bermitra kepada instansi-instansi terkait pada sesi pengawasan dan saling memberikan masukan positif sehingga adanya harmoni keselarasan," pungkasnya. (Eko Setiyo Budi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar