BALIKPAPAN - wartaekspres - Plt. Kepala SMA
Negeri Balikpapan, Drs. H. Zaenuri ketika dikunjungi media ini mengatakan,
bahwa pada dasarnya semua sekolah punya harapan atau keinginan agar bisa
bergelar sebagai Sekolah Adiwiyata, baik itu tingkat kota, provinsi, nasional
dan mandiri tapi yang utama bukan itu tujuannya.
"Saya
berpandangan lain, yang paling utama jika sekolahnya ingin meraih Adiwiyata
yang perlu dibenahi adalah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, khususnya
warga sekolah. Kalau semua warga sekolah sudah memiliki ketakwaan kepada Allah,
maka mengaturnya untuk menata lingkungan menjadi indah dan bersih akan mudah
dilaksanakan. Selalu saya sampaikan kepada siswa terkait upaya menanamkan nilai-nilai
keimanan dan ketakwaan," terang Zaenuri, Selasa (4/2/2020).
Lanjut Zaenuri
mengatakan, bahwa dirinya tidak ingin sekolahnya bergelar Adiwiyata tetapi
warga sekolahnya belum mencerminkan ketakwaan kepada Allah. “Ya gelar Adiwiyatanya
menjadi tidak penting meskipun gelar itu juga dibutuhkan,” tegas Zaenuri.
“Meski sekolahnya
tidak bergelar Adiwiyata tapi semua warga sekolah memiliki ketakwaan dan sadar
betul akan kebersihan lingkungan sekolah jauh lebih baik daripada sekolah
bergelar Adiwiyata tetapi warga sekolahnya belum mencerminkan kepeduliannya
terhadap keindahan dan kenyamanan di sekolah,” urai Zaenuri.
Ditambahkan dia,
bahwa yang terkait dengan prestasi masih sebatas juara di tingkat kota, namun
yang patut dibanggakan SMA Negeri 6 terpilih menjadi Sekolah Dapodik terbaik
tahun 2020 se-Kaltim.
"Untuk tahun
2020, kami akan melakukan renovasi fisik terutama di bidang sarana pendidikan, terakhir
adalah jumlah ruang WC yang belum sebanding dengan jumlah siswanya, artinya
masih kurang. Meskipun demikian kami akan terus menerus meningkatkan upaya
keimanan dan ketakwaan kepada warga sekolah dulu, sehingga nantinya akan
berdampak kesadaran dalam menjalankan ibadahnya," pungkas Zaenuri. (Katono)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar