JAKARTA - wartaekspres - Seleksi penerimaan
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Keamanan Laut RI Tahun Anggaran 2019
memasuki hari terakhir seleksi kompetensi dasar (SKD) yang terselenggara di
Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) di Jl. Ciledug Raya No. 2,
Komplek Seskoal, RT. 4/RW.11 Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kemarin,
Rabu (6/02/2020).
Pelaksanaan tes SKD metode yang digunakan adalah computer assisted test
(CAT) memiliki bobot 40%. Sementara sisanya, atau 60% dinilai melalui seleksi
kompetensi bidang (SKB). Setelah tahapan SKD ini, peserta yang akan mengikuti
tahapan SKB adalah mereka yang dinyatakan memenuhi nilai ambang batas dan
peringkat terbaik dari 3 kali formasi jabatan yang dilamarnya. Untuk alokasi
penerimaan CPNS Bakamla RI sendiri berjumlah 171 peserta dengan 153 peserta
dalam kategori umum, 1 kategori Putra dan Putri Papua, dan 17 orang untuk
kategori cumlaude.
Peserta seleksi CPNS Bakamla RI yang telah dinyatakan lulus melaksanakan
tes SKD akan melanjutkan ke tes Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) yang terdiri
dari 3 tahapan. Pertama adalah tes renang yang meliputi kecepatan dan jarak
tempuh dengan bobot 20% dengan jarak 50 meter untuk pria dan 25 meter untuk
wanita. Tahap ke dua adalah tes psikotes yang meliputi potensi kerja,
stabilitas dan penyesuaian diri dengan bobot nilai 20%.
CPNS Bakamla RI memiliki kekhasan tersendiri di banding CPNS lainnya.
Karenanya, pada tes SKB tahap terakhir, peserta seleksi CPNS Bakamla RI
dituntut untuk melaksanakan tes jasmani/samapta dengan bobot 20%, terdiri dari
Tes Lari 12 menit, Push Up 1 menit, Pull Up 1 menit untuk peserta pria, Chinning
1 menit untuk peserta wanita, Sit Up 1 menit, dan tes Shutle Run 10 putaran.
Seluruh rangkaian tes tersebut demi mewujudkan karakter personel Bakamla RI
menjadi Paramiliter yang cerdas, gigih, dan berani. (Humas Bakamla RI/PR Indonesian Coast Guard)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar