BREBES - wartaekspres - Pentingnya suatu
sistem pengamanan di lingkungan masyarakat, menjadi salah satu target program
karya bakti TNI Kodim 0713 Brebes lintas sektoral di wilayah desa binaan
Koramil 04 Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yaitu Desa
Pengaradan.
Terlebih Pengaradan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai
nelayan 90 %, sehingga jika musim ikan dan banyak warganya yang ke laut, maka
keamanan lingkungan sangat diperlukan guna mencegah hal-hal yang tidak
diinginkan.
Sebelumnya (13/11) pekerjaan adalah pengecoran sloof sekaligus mengikat
kolom praktis pada bangunan pos jaga dengan volume 2 x 3 meter, di Dukuh
Karangmangu, Pengaradan. Pekerjaan hari ini adalah pemasangan hebel sebagai
dinding bangunan, Kamis (14/11/2019).
Dijelaskan Danramil, Kapten Infanteri Muhtadi, bahwa karya bakti TNI yang
didukung anggaran dari Mabes TNI senilai Rp. 74,5 juta, dikolaborasikan dengan
Dana Pemdes setempat, akan dikerjakan sampai dengan akhir November 2019.
“Pemasangan batu dan pengecoran pondasi Pos Kamling hasilnya adalah 25 %.
Pekerjaan lanjutan adalah pemasangan hebel,” terangnya.
Dikatakannya, bahwa bangunan yang merupakan sasaran tambahan karya bakti
TNI ini, sangat penting untuk meminimalisir aksi kejahatan karena warganya ikut
bergerak dalam membantu petugas (Babinsa, Babinkamtibmas dan Linmas)
menciptakan Kamtibmas.
“Selain sebagai pengamanan lingkungan dari aksi-aksi pencurian, pos ronda
juga untuk siaga bencana alam dengan ragam bunyi kentongan yang akan dibunyikan
piket jaga,” ungkapnya.
Kepala Desa, Nurudin (38), menyambut baik gagasan pengadaan pos kamling
karena dinilainya memang sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi warganya serta
bagi dusun dalam menambah kas melalui jimpitan.
Hasil dari pengambilan jimpitan nanti, akan memberikan kontribusi sebagai
dana sosial warga Dukuh Karangmangu yang mengalami musibah, selain juga
bermanfaat bagi keperluan lain yang lebih produktif misalnya untuk operasional
kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI, halal bihalal, maupun acara sosial
lainnya.
Untuk diketahui, bahwa sasaran utama program ini adalah pembangunan rabat
beton sand sheet di 13 titik di gang RT. 01-03 RW. 05, Karangmangu, dengan
total panjang 886 meter, lebar 1,2-2,8 meter serta ketebalan 10-15 centimeter.
Sedangkan sasaran tambahan lainnya adalah pembuatan TPT (Tembok Penahan
Tanah) sepanjang 52 meter, tinggi 1,5 meter dan ketebalan 40 centimeter serta
TPT untuk memperkuat jembatan sepanjang 7 meter, tinggi 1,5 meter dengan
ketebalan 40 centimeter.
Capaian hasil pembuatan TPT di hari ketiga ini adalah 100 % untuk sayap
kanan sepanjang 35 meter, yaitu dengan rampungnya pengacian. Sementara untuk
sayap kiri sepanjang 17 meter, telah diselesaikan sebelumnya di hari kedua
(13/11).
Itulah
upaya TNI dalam membantu tugas Pemda untuk memeratakan pembangunan di wilayah
sesuai UU TNI No. 34 Tahun 2004 Pasal 9, dan memberdayakan wilayah pertahanan
dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta
(pasal 8), yaitu dengan dibangunnya Pos Kamling. (Aan)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar