BANDUNG - wartaekspres - Dansektor 22 Satgas
Citarum, Kolonel Inf Asep Rahman Taufik laksanakan giat sosialisasi Citarum
Harum kepada siswa-siswi SDN 200 Leuwi Panjang, Kota Bandung, Jum at (15/11/2019).
Sosialisasi ini dilaksanakan
secara rutin sebulan sekali oleh jajaran Satgas Citarum Sektor 22 ke tengah
masyarakat dan para pelajar, sebagai upaya menanamkan pola pikir dan perilaku
terhadap pemanfaatan lingkungan agar menjadi lebih baik dan sehat.
Kolonel Asep Rahmat
T. pada paparannya menjelaskan terkait program Citarum Harum dengan
permasalahan yang dihadapi di Kota Bandung, bahwa melalui sungai, anak sungai
serta cicit sungai yang mengalir ke Aliran Sungai (DAS) Citarum berupa sampah, kotoran
hewan (Kohe), limbah Industri, limbah domesti (rumah tangga), serta jamban yang
masih banyak dibuang langsung tanpa dikelola melalui septyctank.
Tampak para siswa
mengikuti secara antusias pemaparan yang disampaikan oleh Dansektor 22 ,
apalagi diselingi paparan yang menggelitik membuat para siswa dan guru tertawa
gembira, dan sesekali diselingi pertanyaan untuk siswa, yang berhasil menjawab
dapat hadiah 50 ribu tentu membuat anak semakin senang.
”Memang lebih mudah
membicarakan ketimbang melaksanakannya, tapi kita harus memulainya untuk anak
cucu kita kelak, persoalan yang tadi dipaparkan harus dikerjakan secara bersama-sama
baik Pemerintah maupun swasta, serta didukung oleh masyarakatnya,” ujar
Dansektor 22.
Hal ini dilakukan
sebagai pendorongan suksesi program Citarum Harum, mengedukasi para generasi
muda, dengan harapan terapan ini bisa menjalar pada keluarganya dan di lingkungan
tempat mereka tinggal.
Sungai Citarum
merupakan sumber kehidupan hampir 80% rakyat Jawa Barat menggantungkannya pada Citarum,
seperti mengairi lahan pertanian, sumber listrik (bendungan) bahkan pencari
ikan yang kini sudah mulai rusak tercemari oleh berbagai limbah.
“Kita jelaskan semua
ke adik-adik pelajar ini, karena memang Citarum ini bukan milik perorangan
tetapi milik kita semua, dan harus dikerjakan ramai-ramai untuk kerjakan
bersama semua pihak pembersihannya, Mudah-mudahan dalam waktu tujuh tahun
sesuai amanat Perpres No.15 Tahun 2018 apabila semua bergerak, apapun bidangnya
kita bergerak untuk lingkungan ini, insya Allah permasalahan Citarum dapat
cepat teratasi,” imbuh Kolonel Asep.
Pada kesempatan yang
sama, Kepsek SDN 200 Leuwi Panjang mengatakan, bahwa sosialisasi yang
disampaikan sangat bagus. “Kami apresiasi kepada Satgas Citarum Sektor 22 yang
telah memberi nilai tambah pendidikan tentang menjaga kebersihan dan
lingkungan, agar anak-anak membiasakan diri menjaga kebersihan dirinya sendiri,
serta lingkungan tempat tinggalnya, di sekolahpun kami sudah terapkan dengan
gerakan pungut sampah seminggu 2 kali dan gerakan cuci tangan pakai sabun,” pungkasnya.
Sosialisasi terhadap
siswa sekolah diharapkan bisa mengedukasi terhadap anak secara dini dan bisa
menularkan di keluarganya, terutama kebersihan lingkungan agar bisa tercipta
lingkungan yang sehat. (Pena Sukma)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar