BOVEN DIGOEL - wartaekspres - Satgas Yonif 406/CK
dalam mengisi kegiatan kesibukan sehari-hari di pos, selain melaksanakan Tugas
Pokok Satgas Yonif 406/CK membuat ide kreatif yang positif. Dengan keterbatasan
yang ada dan bekal keahlian yang disiapkan sebelum berangkat ke daerah
penugasan perbatasan RI-PNG yang dimiliki personel Satgas Yonif 406/CK membuat
ide-ide yang bermanfaat untuk personel pos maupun masyarakat di kampung
binaannya.
Lebih lanjut dikatakan Dansatgas, bahwa Satgas Yonif 406/CK dalam penyiapan
penugasan ke daerah perbatasan adakan pembekalan-pembekalan, diantaranya
seperti pembekalan jadi gadik, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan
keterampilan pembuatan tempe, kripik singkong, kripik pisang serta masih banyak
pembekalan yang lainnya.
“Seperti pada hari ini, Senin (04/05/2020) pos Kanggewot dipimpin Sertu
Tamrin beserta lima anggota melaksanakan beternak ayam dengan masyarakat guna
memenuhi kebutuhan pos maupun masyarakat,” jelas Andy Soelistyo.
Kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pos maupun masyarakat, hal
ini dikarenakan pasar yang ada jauh dari Kampung Kanggewot dan akses jalan rusak,
sehingga Pos Kanggewot berkreatif beternak ayam di Kampung Kanggewot
bersama-sama masyarakat.
“Dengan kemampuan yang kita miliki, Satgas akan selalu berupaya membantu
kesulitan yang dihadapi masyarakat dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di pos
dan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, bahwa kegiatan ini sangat positif guna memenuhi gizi personel pos
dan masyarakat di perbatasan, dan dengan adanya usaha beternak ayam, pos maupun
masyarakat di perbatasan tidak jauh untuk mendapatkan ayam potong tersebut.
Dikatakan Andy, bahwa dengan adanya beternak ayam dengan masyarakat Satgas
Yonif 406/CK Pos Kanggewot membagi ilmu untuk masyarakat, harapannya masyarakat
untuk memenuhi kebutuhan daging ayam tidak ketergantungan dengan pasar,
mengingat pasar sangat jauh dan akses jalannya rusak.
“Sekali lagi, dengan segala keterbatasan, Satgas selalu berupaya membantu
kesulitan warga baik di bidang kegiatan pemerintahan kampung maupun kesehatan
warga di perbatasan RI-PNG,” tuturnya.
Martinus Yanem (53) yang merupakan pemilik peternakan ayam mengucapkan terima
kasih dan rasa bangga kepada Satgas Pos Kanggewot yang telah memberi pelatihan
cara beternak ayam potong, sehingga apabila warga ingin memasak ayam potong
tidak susah untuk mendapatkannya, selain Satgas bertugas menjaga perbatasan,
Satgas sangat peduli kepada warga di perbatasan. “Semoga Satgas Yonif 406/CK
dalam setiap kegiatan mendapat balasan kebaikannya dari Tuhan Yang Maha Esa,”
pungkasnya. (Rls/danil)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar