Senin, 18 Mei 2020

Paguyuban Saber Bagikan 250 Paket Sembako Kepada Warga Desa Saga Kabupaten Tangerang


TANGERANG - wartaekspres - Penerapan PSBB yang diberlakukan di berbagai wilayah, salah satunya Kabupaten Tangerang membuat berbagai lapisan masyarakat dilema, karena kehilangan mata pencaharian terdampak pandemi covid-19. Namun di tengah kesulitan warga tak menyurutkan niat paguyuban Saber (Saga Bersatu) untuk berbagi.
Paguyuban Saber membagikan 250 paket sembako, meskipun paguyuban terbentuk belum lama namun patut diacungi jempol, karena paguyuban yang diketuai Suprianto Darmawangsa beserta pengurus sangat luar biasa, di tengah kesulitan ekonomi namun masih sanggup berbagi warga sekitar.
Di Balai Warga RW 5, Vila Balaraja, Suyoto selaku Ketua RW memberikan tanggapan terkait bantuan yang diberikan oleh Paguyuban Saber. "Ini adalah bagian daripada kontribusi masyarakat kita juga, alhamdulillah ini sangat membantu buat kami, terutama pengurus RW yang mewakili warga sangat mengapresiasi meski di tengah-tengah kesulitan terdampak pandemi Covid 19 saat ini banyak warga terdampak yang kesulitan karena jenis usaha apapun saat ini mereka semua terkena dampaknya.
“Bahkan bagi yang bekerja di perusahaan juga pasti kena dampak, kami atas nama warga mengucapkan terima kasih kepada paguyuban Saber yang telah berperan dan peka terhadap kesulitan warga sekitar dan membantu kami, semoga ini bisa berkesinambungan mudah-mudahan Pak Supri dan yang lainnya diberikan kesehatan dan rezeki yang banyak serta diberi kemudahan," ujar Suyoto.
Ibu Nur, salah seorang warga RT 05 01 menyampaikan rasa terima kasih atas bantuannya, karena ini sudah sangat membantu semua, mudah-mudahan semuanya bisa bersatu. “Bagi saya nggak ada bedanya mau pribumi ataupun pendatang, buat kami sama saja, malah bersyukur ternyata orang perumahan sangat peduli terhadap lingkungan warga sekitar, sekali lagi saya ucapkan terima kasih buat paguyuban Saber dan pengurusnya sukses selalu,” tutur Nur.
Di sela-sela acara, Ahmad selaku Perangkat Desa memberikan tanggapan, bahwa dirinya selaku Perangkat Desa yang mewakili Kepala Desa, yang hari ini meminta maaf, Pak Kades belum bisa hadir karena ada acara yang sangat mendadak. “Ini juga ditelpon untuk mewakili karena Pak Kades ada acara yang sangat mendadak,” ujar Ahmad.
Dikatakan Ahmad, bahwa semalam juga sudah bicara atas kegiatan ini, kami ucapkan terima kasih khususnya kepada Saber dan rekan-rekan. Dirinya sebagai aparatur desa mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya dan kepeduliannya di saat masyarakat membutuhkan bantuan, desa sudah mendata bantuan dari pemerintah namun sampai saat ini belum ada yang diterima oleh masyarakat.
“Oleh karena itu, dalam kesempatan ini saya bersyukur dan terima kasih kepada rekan-rekan yang masih peduli terutama dari Tim Saber yang telah memberikan bantuannya kepada warga Desa Saga, mudah-mudahan niat baik bapak-bapak semua senantiasa mendapat ridho dari Allah dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda,” tutur Ahmad.
Sementara Suprianto, selaku Ketua Saber saat diwawancarai wartawan menjelaskan, mudah-mudahan ke depannya akan semakin lebih baik dan besar lagi bantuan yang bisa diberikan, ini juga berkat kerja gotong-royong, bahu membahu yang dilakukan oleh anggota dan untuk saat ini hanya inilah  yang bisa kami kumpulkan dan kami berikan bersama tim hari ini.
“Alhamdulillah sudah terlaksana dengan baik mudah-mudahan ke depannya pelaksanaan yang berkaitan dengan sosial bisa berkesinambungan dan kami berkeinginan membantu dan kami juga bersyukur karena acarah berjalan dengan lancar dan aman,” ujarnya
Lanjut Supri mengatakan, bahwa sebagai ketua untuk ke depan dirinya berkeinginan agar paguyuban ini bisa berjalan seperti apa yang diharapkan, bisa besar dan memberikan dampak yang baik bagi lingkungan sekitar, dan bisa membangun jiwa sosial agar bisa hidup rukun dan saling membantu para warga khususnya untuk Desa Saga.
“Tujuan awalnya kami membentuk Saber di Desa Saga ini, karena kami berkeinginan agar tidak ada lagi perbedaan antara warga perumahan dengan warga perkampungan, kami sangat berharap agar kita bisa bersatu bergandengan tangan, karena itu tujuan awal kami membuat paguyuban ini. Alhamdulillah sampai saat ini anggota yang sudah terdaftar paguyuban kurang lebih 100 orang, tapi yang belum terdaftar secara tertulis ada sekitar 300 orang, kami tidak punya target tertentu siapapun dia apapun agamanya akan kami terima yang penting masih sejalan dengan ideologi Pancasila. (Udin Jaenudin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oknum Perangkat Desa Ditangkap Satreskrim Polres Purworejo

PURWOREJO - wartaexpress.com - Man (35) warga Desa Lubang Sampang yang juga merupakan Perangkat Desa diamankan Satreskrim Polres Purworejo....