KUBU RAYA - wartaekspres - Menindaklanjuti akan dilaksanakannya operasi mandiri
terkait penanggulangan Karhutla oleh Kodam. Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Muhammad
Nur Rahmad didampingi Kasdam XII/Tpr, Brigjen TNI Alfred Denny D. Tuejeh
menggelar Rapat Koordinasi dengan para Dansat jajaran melalui video conference
(Vidcon) bertempat di Ruang Rapat Puskodalopsdam XII/Tpr. Rapat juga diikuti
oleh para pejabat teras Kodam XII/Tpr, Sabtu (21/9/19).
Dalam rapat, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur
Rahmad menyampaikan, bahwa dari hasil klasifikasi jumlah titik api (blogspot)
operasi mandiri penanggulangan Karhutla selain dilaksanakan seluruh satuan
jajaran, operasi akan dititik beratkan pada wilayah yang memiliki titik api
atau blogspot yang tinggi, untuk di Kalbar yaitu di Kodim 1203/Ketapang, Kodim
1205/Sintang dan Kodim 1207/Berdiri Sendiri. Sedangkan untuk di Kalteng akan
dititikberatkan di Kodim 1015/Sampit, Kodim 1011/Kuala Kapuas dan Kodim
1014/Pangkalan Bun.
Seperti yang sudah disampaikan Pangdam XII/Tpr kemarin pada
saat Rapat di Polda Kalbar, untuk sasaran dari operasi mandiri ini meliputi
lahan milik korporasi maupun lahan milik masyarakat. "Kepada para
Dansatkowil bisa melalui para Pasiter untuk segera melakukan pendataan diwilayahnya,"
ujar Pangdam XII/Tpr memerintahkan jajarannya.
Dijelaskan oleh Pangdam XII/Tpr, adapun tugas dari operasi
mandiri yaitu sebagai penguatan bagi Satgas Karhutla yang ini dititikberatkan
pada upaya mitigasi atau pencegahan terhadap kemungkinan timbulnya titik api di
wilayah jajaran. Oleh karena itu berharap tim tersebut betul-betul mencari
masyarakat yang diindikasikan akan membakar lahan.
"Sosialisakan kepada masyarakat untuk sementara kabut
asap sudah sedemikian tebal, sudah mengganggu penerbangan dan mengganggu
sendi-sendi kehidupan masyarakat oleh karena jangan lagi ada yang membakar
lahan," tegas Pangdam XII/Tpr.
Kemudian Pangdam XII/Tpr juga menyampaikan, bahwa nantinya
tim akan akan juga dibekali dengan masker untuk dibagikan kepada masyarakat yang
tidak memiliki masker. Selain itu apabila menemukan masyarakat yang terdampak
kabut asap agar dilakukan pendataan untuk dilaporkan kepada pihak terkait untuk
mendapatkan penanganan medis.
"Kita lakukan sentuhan kepada masyarakat untuk
mengurangi kesulitan dari mereka yang terdampak dari bencana kabut asap,"
pungkas Pangdam XII/Tpr. (Rls/danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar