BANDUNG - wartaekspres - Panglima TNI,
Marsekal Hadi Tjahjanto, S.IP, mencicipi air bersih hasil proses penjernihan
air Sungai Citarum dengan menggunakan Instalasi Pengolahan Air Bersih Sektor 7
Proyek Citarum Harum di bantaran Sungai Citarum, Kecamatan Katapang, Kabupaten
Bandung, Sabtu (21/09/2019).
"Yang saya
rasakan minumnya seperti air rumah tangga, seperti yang biasa saya minum, artinya
air itu dijamin sehat dan layak untuk dikonsumsi," ujar Panglima.
Instalasi Pengolahan
Air Bersih tersebut dapat mengolah air kotor yang berwarna hitam menjadi air
bersih dan air yang layak diminum. Setiap hari alat tersebut mampu memproduksi
50 ribu liter air bersih, sedangkan untuk air yang layak diminum 8 ribu liter
per hari.
Dengan hasil
penjernihan yang cukup baik, diharapkan alat tersebut juga tersedia di beberapa
titik. Sehingga masyarakat sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dapat mengonsumsi
air yang layak guna.
"Ya tadi
Gubernur juga mengharapkan ada beberapa titik, kan ini bisa menghasilkan
beberapa liter air untuk masyarakat," kata dia.
Dalam prosesnya, air
yang melalui alat tersebut melewati lima tahap. Di antaranya yakni tahap Intake
(air disedot melalui lubang asupan), pemisahan partikel, pengendapan,
penyaringan, dan pembunuhan bakteri.
Sementara teknisi
pengolahan air bersih, Atep mengatakan, bahwa alat tersebut mampu digunakan
saat musim hujan maupun musim kemarau. Setiap hari, alat tersebut beroperasi
kurang lebih 8 jam. "50 ribu liter per hari air bersih disimpan di bak,
kalau air minum beda lagi tempatnya," tutur Atep. (Kana Pena Sukma)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar