PONOROGO - wartaekspres - Al-Faqir Ponorogo, yang
diketuai oleh Ana Khusna, didampingi oleh Kepala Desa Suren, Samsul Hidayat dan
Kasi Kesmas, Samuri, melakukan giat sosial blusukan memberikan bantuan paket
sembako kepada Yumna, penderita cerebral palsy (CP) atau lumpuh otak, warga
Desa Suren, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat
(20/9/2019).
Kondisi Yumna Afifa Agustina (10), tiap harinya hanya bisa terbaring
ditempat tidur. Badannya kurus kering, bagai tulang hanya terbungkus kulit.
Bocah kelahiran Kabupaten Ponorogo, 1 Agustus 2010 tersebut, terlahir dalam
kondisi normal. Dia, merupakan putri pertama pasangan dari Wiyono (39) dan Eri
Nursiyam (34).
Eri Nursiyam menceritakan awal mula Yumna sakit, bahwa saat masih berusia 1
tahun, pertumbuhannya lambat. Pada umumnya, anak usia sebayanya sudah bisa
merangkak, duduk, jalan dan bicara, namun Yumna hanya mampu berbaring telentang
saja.
"Saat itu, kami membawa Yumna ke salah satu rumah sakit swasta di
Ponorogo, dan berdasar hasil diagnosa dokter, putri kami mengalami Cerebral
Palsy atau lumpuh otak, yang mempengaruhi perkembangan bayi," terang Eri.
Eri juga mengaku, bahwa saat mengandung pernah terkena sakit typus,
sehingga menurut dokter, terdapat infeksi ataupun virus pada ibu yang
mempengaruhi perkembangan janin. Untuk makan disuapi dan mandi diangkat
dimandikan.
"Makannya biasa saja asal tidak pedas dan keras. Untuk mandi dimandikan
dan kebutuhan tiap harinya memakai pampers," kata Eri menyebut tiap hari
minimal 3 pampers besar.
Sedangkan Kepala Desa Suren, Samsul Hidayat mengucapkan banyak terima kasih
dan mewakili atas nama Pemerintah Desa serta warga masyarakatnya sangat mendukung
penuh dengan program maupun kegiatan kemanusiaan dari Al-Faqir Ponorogo,
terutama atas bantuan kepada warganya.
"Kami dari Pemerintah Desa maupun warga masyarakat Desa Suren, Mlarak,
sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga kedepannya kami bisa
bekerjasama kembali dan saling merangkul untuk peduli kepada kaum dhuafa,
terutama untuk warga desa suren ini," pungkasnya. (Eko Setiyo Budi)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar