BREBES - wartaekspres - Petugas gabungan di
Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang terdiri dari TNI, Polri, Dishub, Dinkes,
Satpol PP dan BPBD, terus melakukan pengecekan kendaraan umum dan pribadi yang
keluar melalui Pintu Tol Brebes Timur atau Brebes Exit Timur (Brexit) Tol.
Tujuan tim gabungan yang bermarkas di Posko Pantau Terpadu Covid-19 di
pintu tol tersebut adalah untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran
virus corona memasuki wilayah Brebes dari para pemudik atau pulang kampung dari
zona merah.
Dikemukakan Danramil 01 Brebes, Kodim 0713 Brebes, Kapten Armed Zaenal
Abidin, bahwa tim juga memeriksa identitas diri (KTP) dari sopir maupun
penumpang baik kendaraan umum atau pribadi.
“Kita hentikan seluruh kendaraan yang keluar di Brexit Tol untuk disemprot
cairan disinfektan, diukur suhu tubuh penumpangnya, dan dicek alamat sesuai KTP
dan tujuan. Apabila kedapatan yang pulang kampung atau dari zona merah akan
dikembalikan lagi memasuki tol,” ungkapnya, Selasa pagi (5/5/2020).
Petugas juga menghimbau khususnya kepada para penumpang untuk selalu
menggunakan masker dan menerapkan physical distancing. “Semua itu kita minta
dengan humanis. Kita juga menghimbau agar selalu memakai masker dan senantiasa
hidup bersih,” tandasnya.
Sekedar diketahui, bahwa penyekatan pemudik tak hanya di Pintu Tol Brebes
Timur dan Pintu Tol Pejagan, Kecamatan Tanjung, tapi juga di depan Terminal
Kecipir di Jalan Raya Pantura.
Sedangkan untuk Pintu Tol Brebes Barat sementara ditutup. Beberapa hari
yang lalu, Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, meninjau penyekatan
di sejumlah akses mudik dari wilayah Jawa Barat yang akan memasuki wilayah Jawa
Tengah. Termasuk di wilayah selatan di Majenang, Kabupaten Cilacap (29/4).
Ini
merupakan bagian dari Operasi Ketupat Candi 2020 yang sudah dimulai 14 April
2020 lalu, untuk menyambut Ramadhan dan Lebaran tahun ini. (Aan)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar