Senin, 18 Mei 2020

Berdamai Dengan Corona


PURWOREJO - wartaekspres - Awal Maret 2020, ketika pemerintah mengumumkan dua orang positif terinfeksi virus Corona, satu Indonesia langsung geger. Padahal saat itu angkanya cuma dua orang. Sekarang, belasan ribu orang. Anehnya, kebanyakan kita sekarang merasa tenang-tenang saja, sepertinya itu dianggap wajar-wajar.
Dalam konteks berbeda, sebenarnya ini juga terjadi dalam bully dan caci-maki. Ketika Anda pertama kali dibully, mungkin merasa drop dan down. Sedih, kecewa, atau marah, tapi sesudah mengalami ribuan kali bully dan caci-maki, akan lebih mampu dalam mengendalikan emosi.
Demikian pula dalam bisnis, ketika pertama kali mengalami kegagalan, kemungkinan Anda merasa drop dan down. Tapi sesudah menghadapi kegagalan, penolakan, bahkan kebangkrutan berkali-kali, cenderung lebih mampu dalam mengendalikan perasaan dan tindakan.
Begitulah, seiring berjalannya waktu, manusia memang dirancang untuk mampu mengendalikan diri dan beradaptasi. Salah satu mitra saya, ketika pertama kali mengalami penolakan, kepalanya langsung pusing dan tensinya langsung naik. Tapi, itu dulu, sekarang alhamdulillah dia merasa lebih tenang.
Prediksi saya, setelah Lebaran akan lebih banyak pengusaha yang terbiasa dengan pandemi. Mereka akan kembali menjalankan roda usahanya seperti semula walaupun dengan berbagai penyesuaian. Bahkan karyawan pun akan diminta untuk WFO, nggak WFH lagi. Toh kehidupan tetap berjalan.
Maksud Presiden Jokowi berdamai dengan Corona, menurut saya, nggak mungkin kita berdiam diri selama berbulan-bulan, hanya menunggu rilisnya obat atau vaksin Corona, mustahil. Bersama-sama kita harus mencari cara untuk tetap aktif dan produktif, tanpa mengabaikan faktor kesehatan dan keselamatan.
Saya dan mitra-mitra saya nggak terlalu masalah dengan WFH, karena sejak dulu kami sudah begitu. Tapi, tidak semua orang seperti kami. Sebagian besar orang memang perlu ke luar rumah untuk mendapatkan nafkah, meluaskan manfaat, dan menyalurkan potensi. Sekali lagi, kehidupan tetap berjalan. Prediksi soal WFO ini, kita lihat saja setelah Lebaran. (Yahya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oknum Perangkat Desa Ditangkap Satreskrim Polres Purworejo

PURWOREJO - wartaexpress.com - Man (35) warga Desa Lubang Sampang yang juga merupakan Perangkat Desa diamankan Satreskrim Polres Purworejo....