Sabtu, 21 September 2019

Plt. Kades Lahawa Diduga Selewengkan DD dan ADD TA.2019


NIAS BARAT - wartaekpres - Pelaksanaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2019 di Desa Lahawa, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat belum dilaksanakan, terutama bidang pembanguna fisik dan sebagian pembayaran honor aparat.
Menurut beberapa tokoh masyarakat Desa Lahawa yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan, bahwa pelaksanaan DD/ADD di desanya yang sudah tersalurkan melalui rekening desa, tahap pertama 20% TA. 2019, namun sampai sekarang belum dimulai pembangunannya
“Pada hal uang tersebut telah ditarik dari rekening desa tanggal 09 Juli 2019 dan uang tersebut sampai sekarang ada di tangan Kepala Desa Lahawa, Nasminah Marhaenis Hawan, SE. Namun pada saat Musyawarah Desa 13 September 2019, Plt. Kades Lahawa dalam kata pembukaannya mengatakan, bahwa dana ADD & DD TA. 2019 belum ditarik,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa masyarakat dan BPD Desa Lahawa telah mengajukan laporan pengaduan dugaan indikasi korupsi dan pencucian uang serta ia nya mengabaikan tugas dan diduga melakukan penipuan. “Surat sudah kami sampaikan di dinas terkait yakni Inspektorat, PMD, dan Bupati Nias Barat 17 September 2019 dan juga kepada pimpinan LSM dan Pers se-Kabupaten Nias Barat,” tuturnya.
Sekcam, yang sekaligus Plt. Kepala Desa Lahawa, Nasminah Marhaenis Hawan, SE, menjelaskan kapada awak media pada saat melakukan konfirmasi di ruang kerjanya di Kantor Camat Sirombu, Rabu (19/09/2019) mengatakan, memang Dana Desa dan Alokasi Dana Desa yang 20% telah kami terima SP2D-nya.
“Namun uangnya masih ada di tangan Bendahara Desa atau di rekening desa dan belum kami tarik, kecuali ADD, Senin (16/09/2019) telah saya bayarkan honor perangkat desa. Dan kalau dana DD belum kami tarik masih di rekening desa,” jelas Kades.
Dikatakannya, kalau informasi belum kami mulai melaksanakan pembangunan karena sibuk menghadapi kegiatan- kegiatan, baik HUT Kemerdekaan RI dan beberapa kegiatan lainnya. “Namanya saja kita cuman satu tangan, dan sebenarnya jujur saya katakan, aparat desa saya tidak bisa mereka jalankan serta rencana anggaran biaya (RAB) juga telah salah, dan perencana lagi berusaha. Menyangkut pembangunan fisik 2019 yaitu rabat beton, saya pastikan dan janjikan akan siap sebelum tahun 2020,” ungkap Kades.
“Mohon jangan diekspos hal ini dan dihapus rekaman pembicaraan saya dengan wartawan,” pintanya.
Seakan-akan Kades Lahawa takut diekspos oleh media, sehingga hal ini menjadi satu pertanyaan, kami sebagai jurnalis. Ada apa Kades Lahawa tidak mau diekspos hasil konfirmasi wartawan sampai minta agar dihapus rekaman pernyataannya. (Aperius Gulo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oknum Perangkat Desa Ditangkap Satreskrim Polres Purworejo

PURWOREJO - wartaexpress.com - Man (35) warga Desa Lubang Sampang yang juga merupakan Perangkat Desa diamankan Satreskrim Polres Purworejo....