KUBU RAYA - wartaekspres - Ketua Dharma Pertiwi Daerah L, Ely Nur Rahmad membuka
secara resmi Lomba Baris Berbaris antar Sekolah dalam rangka HUT TNI ke-74 tahun
2019 bertempat di Lapangan Apel Makodam XII/Tpr, Jalan Arteri Alianyang, Kubu
Raya. Yang dihadiri oleh Wakil Ketua Persit KCK Daerah XII/Tanjungpura, Wakil
Ketua Dharma Pertiwi Unsur Jala Senastri dan Wakil Ketua Dharma Pertiwi Unsur
Pia Ardya Garini, Sabtu (21/9/19).
Lomba Baris Berbaris dibuka secara resmi oleh Ketua Dharma
Pertiwi Daerah L, Ely Nur Rahmas yang ditandai dengan pemasangan tanda peserta
kepada perwakilan peserta dan juri serta pemukulan gong.
Sedangkan lomba diikuti oleh 27 sekolah terdiri 15 sekolah
tingkat SMA dan 12 sekolah tingkat SMP yang berasal dari Kota Pontianak dan
Kabupaten Kubu Raya. Dalam acara pembukaan juga ditampilkan kesenian khas dari
Kalbar yaitu Tari Cidayu dan Barongshai.
Saat pelaksanaan lomba baris berbaris juga mendapat
peninjauan langsung dari Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad yang
didampingi oleh para pejabat Kodam XII/Tpr.
Ely Nur Rahmad selaku Ketua Dharma Pertiwi Daerah L saat
memberikan amanat menyampaikan, bahwa pelaksanaan Lomba Baris Berbaris kali ini
bertujuan untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan di kalangan generasi
muda sejak dini untuk menggugah kesadaran dalam meningkatkan kedisiplinan,
kekompakan dan kebersamaan sebagai realisasi dari rasa cinta dan bangga
terhadap Tanah Air Indonesia.
"Kalah ataupun menang hal yang biasa, yang terpenting
adalah rasa kebersamaan serta semangat dan jiwa sportivitas para peserta lomba
dalam mengikuti perlombaan ini," ujarnya.
Menurutnya, melalui kegiatan Lomba Baris Berbaris ini, bagi
organisasi Dharma Pertiwi itu sendiri hendaknya dapat dijadikan untuk
menghasilkan sesuatu yang bernilai positif, serta dapat memperkokoh keberadaan
organisasi Dharma Pertiwi Daerah L demi menunjang tugas TNI dalam mengawal
Kedaulatan dan keselamatan bangsa.
Mengakhiri sambutannya, Ely Nur Rahmad berpesan kepada para
generasi muda, untuk selalu menanamkan disiplin yang tinggi guna mencapai
kesuksesan dalam melanjutkan estafet kepemimpinan ke depan, agar menghindari
tindakan yang bertentangan dengan aturan dan norma-norma yang ada karena pada
akhirnya nanti akan merugikan serta mencemarkan nama baik diri sendiri,
keluarga dan sekolah. "Kepada generasi muda jadilah penerus bangsa yang
tangguh dan berkualitas," pesannya.
Berhasil menjadi juara lomba untuk tingkat SMA, Juara 1
diraih SMAN 3 Pontianak berhak mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar
tiga juta rupiah. Sedangkan Juara 2 diraih oleh SMAN 9 Pontianak mendapat piala
dan uang pembinaan sebesar dua juta rupiah. Untuk Juara 3 diraih SMAN 5
Pontianak mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar satu juta rupiah.
Untuk tingkat SMP berhasil menjadi Juara 1 dari MTSN 1
Pontianak berhak mendapat piala dan uang pembinaan sebesar satu juta rupiah.
Juara 2 dari SMPN 1 Ambawang memdapat piala dan uang pembinaan sebesar dua juta
rupiah. Sedangka Juara 3 diraih SMPN 7 Pontianak mendapatkan piala dan uang
pembinaan sebesar satu juta rupiah. (Rls/danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar