MURUNG RAYA - wartaekspres
- Koramil 1013-15/Seribu Riam, Kodim 1013/Muara
Teweh bersama Muspika Kecamatan Seribu Riam, BPBD Kabupaten Murung Raya,
meninjau lokasi banjir di Desa Joloi 1 dan Desa Joloi 2, Kecamatan Seribu Riam,
Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Banjir di wilayah tersebut diakibatkan
luapan air Sungai Barito, Sungai Joloi dan Sungai Busang, sehingga mengenangi
pemukiman masyarakat di Desa Joloi 1 dan Desa Joloi 2, Jumat (10/4/20).
Menurut Dandim 1013/Muara Teweh, Letkol Inf Yusan Riawan,
S.IP, berdasarkan laporan Babinsa 1013-15/Seribu Riam Serda Toni mengatakan, bahwa
hingga saat ini anggota Koramil masih berada di lokasi untuk mendata dan
menjaga rumah warga apabila sewaktu-waktu debit air bertambah.
“Dari data yang dihimpun dari hari Rabu (8/4), wilayah yang
terendam banjir meliputi Desa Joloi 1 dan Desa Joli 2 dengan ketinggian air antara
1 sampai 2 meter, merendam 40 rumah pemukiman masyarakat dan 1 Puskesmas
Pembantu di Desa joloi 2. Saat ini air sudah mulai surut dan tinggal merendam
badan Jalan Damang Jalang dengan ketinggian air antara 20 centimeter sampai 35
centimeter,” ucapnya.
Lanjutnya dikatakan, bahwa selain memantau perkembangan
debit air, Koramil dan Muspika Kecamatan Seribu Riam serta BPBD Murung Raya,
juga memberikan Sembako berupa indomie kepada masyarakat Desa Muara Joloi 2.
“Hingga saat ini anggota Koramil dan instansi terkait beserta masyarakat
setempat masih melakukan siaga banjir," ujarnya. (Rls/danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar