LABUHANBATU - wartaekspres - Setelah menjalani
perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Santa Elisabeth Medan, seorang pasien
dalam pengawasan (PDP) warga Kec. Bilah Hulu, Kab. Labuhanbatu dinyatakan
positif terjangkit virus Corona (Covid-19).
Hal ini disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kab.
Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT, didampingi Kadis Kesehatan, Kamal
Ilham, SKM, Minggu (12/4) siang, di halaman Kantor BPBD menjelaskan, bahwa
warga Kec. Bilah Hulu ini diketahui mendampingi suaminya berobat di Kota Medan
pada pertengahan Maret 2020, bersama keluarga dari Medan dan kerabat dekat dari
Jakarta.
Setelah suami menjalani perawatan hipertensi selama 2 pekan, lanjut Andi
menjelaskan, wanita paruh baya ini mengalami gejala klinis ringan atau Orang
Dengan Resiko (ODR) tertular daerah pendemi Covid-19.
Selanjutnya melakukan pemeriksaan kesehatan berkala dinyatakan positif Covid-19.
"Ya ini kasus yang pertama di Kabupaten Labuhanbatu, sedangkan suaminya
negatif," kata Andi Suhaimi.
Dalam cepat tanggap pencegahan penyebaran Covid-19, lanjut Andi
menjelaskan, bahwa pemerintah daerah melakukan penyemprotan disinfektan di rumah
warga yang terjangkit virus Corona tersebut, dan juga di lingkungan sekitarnya,
serta membuat posko dan juga menyiagakan kendaraan ambulance untuk menjemput
dan mengantar warga ke rumah sakit umum daerah (RSUD).
Dalam himbauannya, Andi Suhaimi menyampaikan kepada masyarakat Labuhanbatu,
agar mengurangi aktifitas luar ruangan jika tidak penting, agar dapat
meminimalisir serta memutus mata rantai penyebaran virus Corona tersebut.
Pemerintah daerah juga sudah menyiapkan penanganan pertama, apabila ada pasien
dalam pantauan (PDP) yang mengalami gejala klinis Covid-19.
Sementara, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darojat, S.IK, dalam arahannya
menyampaikan, bahwa wajib memakai masker apabila berpergian atau ke luar rumah
untuk menghindari terjangkit virus Corona (Covid-19), rajin mencuci tangan,
hindari kerumunan dan keramaian, jaga stamina tubuh dan perbanyak minum multi
vitamin, dipastikan Covid-19 terhindar dari tubuh.
Direktur RSUD Rantauprapat, dr. Syafril Rahmadi Harahap, Sp.B, mengatakan,
bahwa RSUD sudah memfasilitasi untuk korban dari Covid-19 dengan ruang isolasi
yang didukung dengan tenaga medis yang sudah disiagakan dalam antisipasi
kemungkinan adanya korban yang terjangkit lagi oleh virus Covid-19.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Atia Muchtar, S.STP,
dalam menutup konferensi perss menyatakan, bahwa pihak BPBD Labuhanbatu
berperan aktif dan terdepan dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19. (Rahmad Muzeri)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar