KUBU RAYA - wartaekspres - Dalam mengatasi pandemi
virus Corona ini, Kepala Puskesmas Punggur Besar, Sumidiono, S.ST, ketika
ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (7/4), mengatakan, bahwa kalau untuk
kasus virus Corona sementara ini belum ada, tapi kita harap masyarakat jangan ada
yang panik harus waspada, untuk kegiatan kita bentuk Tim Covid 19 dari
kabupaten, kecamatan dan desa sudah terbentuk.
“Kemudian bergerak sama-sama dengan masyarakat kalau ada yang datang dari
luar negeri maupun dari zona merah di Indonesia kita pantau, kemudian dicek di puskesmas
lalu mereka diinstalasi diri, setelah itu baru kita mencari jalan keluarnya,”
ujarnya.
Sedangkan untuk kegiatan penyemprotan di rumah-rumah sudah kita
dilakukan di Punggur, seperti tempat ibadah agama apapun yang ada, antara
lain Kristen, Buddha, dan lain-lainnya. “Mengenai orang dalam perlindungan
(ODP) tidak ada atau belum ada, kalaupun ada kita pantau dan kita isolasi
selama 14 hari, lalu kita cek lagi,” tambahnya.
Terlepas ada laporan dari masyarakat maupun dari desa, kita cek ke
lapangan, kemudian kita berikan solusi kepada masyarakat, arahan dari Dinas
Kesehatan. “Masyarakat jangan sering-sering ke luar ke tempat ramai seperti kafe,
warung kopi atau ke Pontianak, kemudian sering cuci tangan, jaga kesehatan diri
dan keluarga, menjaga jarak satu meter,” pintanya.
“Hal itu sudah dihimbaukan oleh Bupati Kabupaten Kubu Raya, bahwa
masyarakat selalu pakai masker walaupun tidak sakit, orang sakit pun
harus pakai masker dan semua masyarakat diharapkan punya tempat cucu
tangan pakai sabun (CPS) di rumah masing-masing, kalau ini diterapkan insya Allah
masyarakat akan terhindar dari Covid 19,” paparnya. (Rls/danil)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar