BOGOR - wartaekspres - Personel Satuan
Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) TNI Konga XXIII-N Unifil, yang saat ini
sedang melaksanakan Pre Deployment Training (PDT) di daerah
latihan PMPP TNI, Sentul, Bogor, dalam dua hari terakhir melaksanakan latihan
menembak senjata kelompok di lapangan tembak Kodam Jaya, Ciampea, Kabupaten
Bogor, Senin-Selasa (21-22/10/2019).
Di sela-sela latihan, Dansatgas Yonmek TNI Konga XXIII-N Unifil Lebanon,
Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo, S.Sos, M.I.Pol (Akmil 2001) mengungkapkan,
bahwa latihan ini bertujuan untuk memelihara kemampuan personel Bintara dan
Tamtama yang memiliki kualifikasi penembak senjata kelompok.
“Latihan menembak senjata kelompok ini dilaksanakan guna memelihara dan
meningkatkan kemampuan para personel yang akan melaksanakan misi pasukan
perdamaian dalam menggunakan beberapa jenis senjata kelompok antara lain
senjata Sniper, SMB, Menembak Senjata Kendaraan Tempur Anoa, SMR, SMS dan
Minimi,” ungkapnya.
Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, bahwa latihan tersebut selalu digelar
secara rutin pada saat PDT berlangsung, agar setiap personel yang akan
berangkat ke daerah misi semakin mahir dan terampil dalam menggunakan senjata
kelompok.
“Sebagai prajurit yang memiliki kualifikasi senjata kelompok, penggunaan
senjata ini harus terus dilatihkan, sehingga dalam pelaksanaan tugas nantinya
para prajurit sudah mampu menggunakan senjata ini dengan baik dan benar,”
ujarnya.
Sebelum melaksanakan latihan menembak senjata kelompok, seluruh personel
terlebih dahulu disegarkan kembali dengan materi tentang tata cara menembak
sesuai dengan prosedur yang ada sehingga pada pelaksanaannya dapat
berjalan dengan aman dan lancar.
“Selama latihan, faktor keselamatan dan keamanan merupakan faktor utama
yang harus diperhatikan oleh seluruh penembak. Tidak boleh ada yang
bermain-main selama latihan. Semua peserta latihan harus mengikuti arahan
pelatih yang telah ditunjuk secara ketat oleh Kolat (Komando Latihan),”
tegasnya.
Kegiatan menembak senjata kelompok yang dilaksanakan oleh ratusan personel
Bintara dan Tamtama tersebut, dilakukan dengan beberapa sikap salah satunya
yaitu sikap tiarap, dengan jarak tembak 100 meter.
“Hasil penilaian yang dilaksanakan oleh pelatih selama dua hari,
menunjukkan peningkatan kemampuan yang signifikan, karena hampir seluruh
personel yang terlibat mendapatkan nilai menembak lebih dari yang
dipersyaratkan. Hasil yang dicapai ini merupakan salah satu bukti bahwa Satgas
Yonmek XXIII-N Unifil telah siap untuk dikirim ke daerah misi PBB di wilayah
Lebanon Selatan,” pungkasnya. (Pen. Konga XXIII-N
Unifil, 23 Oktober 2019)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar