SINGAPURA – wartaekspres
- Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Singapore Armed Forces (SAF)
menuntaskan latihan Posko penanggulangan terorisme pada wilayah perbatasan
dalam latihan bersama (Latma) Counter Terrorism Command Post
Exercise (CT CPX), bertempat di Hotel Mandarin Orchard, Singapura,
Rabu (21/8/2019).
Dalam latihan yang
dilaksanakan selama dua hari tersebut, menggunakan metode Pertukaran Pakar
Materi Latihan/Subject Matter Experts Exchange (SMEE) serta Latihan
Geladi Posko/Command Post Exercise (CPX) yang disimulasikan dengan
adanya aksi terorisme di kedua negara dalam waktu yang hampir
bersamaan dan melalui Latma CT CPX TNI bersama SAF dilatihkan bagaimana melakukan pertukaran informasi serta
koordinasi melekat dalam melaksanakan penanggulangan serta
penindakan terhadap aksi terorisme di wilayah perbatasan
laut antara Indonesia dan Singapura tersebut.
Pada latihan tersebut,
TNI dan SAF melaksanakan prosedur dan mekanisme berdasarkan regulasi kedua
negara dan internal kedua Angkatan Bersenjata khususnya dalam menanggulangi
aksi terorisme serta operasi keamanan laut dalam menghadapi ancaman
non-tradisional sesuai skenario yang telah ditentukan.
Latma CT CPX yang
diikuti 26 personel gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) di bawah
pimpinan Paban VII/Sops TNI Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo dan Singapore
Armed Forces (SAF) yang dipimpin oleh Head of SAF Combined Ops
Group (COG) Kolonel Koh Ee Wen diakhiri dengan penandatanganan
laporan hasil latihan dan pertukaran cinderamata. (Puspen TNI)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar