KOTAWARINGIN BARAT - wartaekspres - Pelaksanaan TNI
Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 1014/Pangkalan Bun telah berhasil
melaksanakan pembangunan sasaran fisik berupa peningkatan jalan sepanjang 3,5
kilometer serta rehab 3 tempat ibadah di Desa Pangkut, Kecamatan Arut Utara,
Kotawaringin Barat, Kamis (8/8/19).
Selain itu juga berhasil melaksanakan pembangunan sasaran tambahan berupa
peningkatan jalan sepanjang kurang lebih 4 kilometer di Desa Sukarame serta
berhasil melaksanakan pembangunan 3 buah jembatan. Sedangkan untuk sasaran non
fisik telah dilakukan berbagai penyuluhan pada masyarakat.
Pada hari ini pelaksanaan program TMMD tersebut secara resmi ditutup oleh
Pangdam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab. Ditandai dengan
penyerahan secara simbolis hasil TMMD ke-105 oleh Dansatgas TMMD kepada Bupati
Kotawaringin Barat.
Acara penutupan TMMD Kodim 1014/Pbn digelar di Lapangan SMPN 01 Pangkut
yang dihadiri oleh Danrem 102/Pjg, Bupati Kobar, Ketua DPRD Kobar, Aster Kasdam
XII/Tpr, Kapendam XII/Tpr, Dandim 1014/Pbn, Kapolres Pangkalan Bun, Plt. Kepala
BKKBN Prov. Kalteng, Plt. Kadis PUPR Kab. Kotawaringin Barat, Camat Arut Utara,
Lurah Pangkut, Ketua Persit KCK PD XII/Tpr dan Ketua Persit KCK Koorcabrem
102/Pjg.
Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab dalam amanatnya
mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para Prajurit TNI, Polri,
aparat pemerintah daerah, serta segenap komponen masyarakat yang telah bekerja
keras guna mencapai sasaran pembangunan, baik fisik maupun non-fisik pada
program TMMD ke-105.
Pangdam XII/Tpr menyampaikan, TMMD yang diprogramkan 3 kali dalam tahun
2019 ini adalah, salah satu wujud Operasi Bakti TNI yang merupakan Program
terpadu lintas sektoral antara TNI, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian
dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara
terintegrasi bersama masyarakat.
"Yang bertujuan untuk meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di
daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal/miskin, terisolasi/terpencil,
daerah perbatasan dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena
akibat bencana," jelasnya.
Ia juga mengatakan, program TMMD sejatinya adalah upaya mengajak kepada
masyarakat untuk bekerjasama membangun daerah, guna mengatasi berbagai
permasalahan dan tantangan era globalisasi di bidang teknologi, ekonomi dan
sosial budaya.
"Untuk itulah, selama kegiatan TMMD ini prajurit TNI hadir di
tengah-tengah masyarakat guna menyebarkan semangat gotong-royong untuk
meningkatkan kesejahteraan," tuturnya.
Mengakhiri amanatnya, Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab
berharap dengan selesainya kegiatan TMMD yang sudah dilaksanakan oleh Kodim
1014/Pbn selama ini, dapat meningkatkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat, semangat
gotong-royong serta kebersamaan.
"Saya ucapkan terima kasih pada seluruh pihak, terutama Pemda dan
masyarakat yang telah memberikan dukungan, kontribusi positif dan partisipasi
aktif dalam pelaksanaan program TMMD, sehingga hasil TMMD ini dapat dinikmati
manfaatnya oleh masyarakat luas," ucapnya.
Sedangkan Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah, SH, MH, atas nama
pemerintah daerah Kotawaringin Barat dan Masyarakat Kelurahan Pangkut
mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan program TMMD yang dilaksanakan oleh
Kodim 1014/Pbn.
"TMMD yang telah dilaksanakan kurang lebih selama 30 hari sudah
selesai, Alhamdulilah ini sudah seratus persen terealisasi semuanya,"
pungkas Bupati Kobar, Hj. Nurhidayah. (Rls/danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar