GUNUNGSITOLI - wartaekspres - Walikota
Gunungsitoli, Sumatera Utara, Ir. Lakhomizaro Zebua, meminta pihak sekolah
mengihindari pungutan biaya kepada siswa-siswi yang dapat mengganggu proses Kegiatan
Belajar Mengajar (KBM).
Karena menurutnya, bahwa masa depan bangsa terletak pada kualitas dan
kuantitas pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Maka pengembangan bakat
pelajar di lingkungan sekolah hendaknya diperhatikan sejak dini.
Walikota menegaskan, agar pihak sekolah memberi hak pelajar sebagaimana
harusnya, sehingga pelajar mendapat kualitas pendidikan yang baik.
Demikian pesan Walikota kepada pihak sekolah saat menghadiri penutupan
kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-37 di kawasan Taman Ya'ahowu, Jalan
Lagundri, Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli, Rabu (31/7/2019) pekan lalu.
"Saya tegaskan, jangan ada pungutan berbau pungli kepada pelajar di
sekolah, jika ketahuan, terima akibatnya. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi
orangtua, guru, dan masyarakat dalam menciptakan Kota Gunungsitoli ramah anak,"
ujar Walikota. (Van)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar