SAMBAS - wartaekspres - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman
Asaribab mengajak kepada masyarakat khususnya masyarakat Sambas untuk
menggalakkan kembali budaya gotong-royong kepada masyarakat.
Hal ini disampaikan Pangdam XII/Tpr. saat memberikan
sambutan pada Pameran Pembangunan dalam rangka Pencanangan Bulan Bakti Gotong
Royong Masyarakat XIV Provinsi Kalimantan Barat, serta memperingati Hari Jadi
ke-388 Kota Sambas dan HUT perpindahan Ibukota Kabupaten Sambas ke-20 di
halaman Kantor Bupati Sambas sore tadi, Jumat, (2/8/19).
Acara dibuka oleh Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili ditandai
dengan pemukulan bedug oleh Bupati Sambas, Pangdam XII/Tpr, Ketua Tim Penggerak
PKK Prov. Kalbar diikuti tabuhan Tahar oleh Forkopimda Sambas dan Ketua Persit
KCK PD XII/Tpr.
Menurut Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab,
bahwa dengan gotong-royong akan menjadi penangkal masuknya pengaruh budaya luar
yang sangat individual saat ini, dimana mulai melunturkan rasa kebersamaan dan
gotong-royong, kepekaan sosial mulai berkurang, tegur sapa dan bercengkrama
serta kesadaran saling membantu sudah mulai memudar.
Dijelaskan oleh Pangdam XII/Tpr, bahwa dengan adanya sikap
gotong-royong pada masyarakat akan meningkatkan rasa cinta tanah air,
menumbuhkan rasa Nasionalisme dan mempunyai wawasan kebangsaan, menumbuhkan
semangat Bhinneka Tunggal Ika, membentuk karakter yang baik, sehingga akan
terbentuk disiplin yang tinggi, berjiwa patriotisme, mampu bekerjasama dan
memiliki jiwa korsa dan kreatifitas.
Sedangkan terkait dengan Pameran Pembangunan, Jenderal bintang
dua ini menyampaikan, bahwa pameran ini adalah untuk mempromosikan dan
merupakan suatu potret wilayah sebagai sarana dan prasarana masyarakat untuk
mengetahui sampai sejauh mana tingkat perkembangan pembangunan di wilayahnya. "Sehingga
masyarakat akan dapat mengaplikasikan potensi unggulan yang bertujuan untuk
mempercepat proses pembangunan," katanya.
Pangdam XII/Tpr berharap, Pameran Pembangunan dapat
meningkatkan kegiatan gotong-royong sesama masyarakat untuk menciptakan
pembangunan di wilayah masing-masing, sehingga program gotong-royong benar-benar
merupakan yang berasal dari rakyat, untuk rakyat dan dilaksanakan oleh rakyat
serta hasilnya diharapkan bermanfaat bagi kepentingan hajat orang banyak. Roda
perekonomian harus dapat berjalan lancar guna meningkatkan kesejahteraan
masyarakat menuju Provinsi Kalimantan Barat yang lebih maju.
"Untuk itu, mari kita bangun sinergitas kerja sama
yang lebih baik dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur maupun sarana dan
prasarana guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ajak Pangdam
XII/Tpr.
Di akhir sambutan, Pangdam XII/Tpr berpantun. "Ikan
kakap ikan sebatok yang paling nyaman dimasak pakai santan. Tujuan panglima
datang ke sitok untuk menghadiri undangan dari Sambas. Nanam kacang pakai
pancang. Pancangnya dibuat dari batang keringan. Mungkin Panglima datang agak
lancang, datang kesitok nyuruh tuan dan nyonya nerima sambutan,” tutupnya
mengakhiri sambutan.
Sementara Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili dalam
sambutannya mengatakan, bahwa Pameran Pembangunan secara rutin dilaksanakan
oleh Pemda Kab. Sambas dengan tujuan agar seluruh masyarakat mendapatkan
informasi terkait program pembangunan di Kab. Sambas, baik dari sektor
pembangunan infrastruktur, ekonomi kerakyatan dan sosial budaya.
Untuk diketahui, bahwa Pameran Pembangunan kali ini diikuti
oleh organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, GOW Kab. Sambas, perbankan,
Polres, Kodim 1202/Skw, Yonif 645/Gty, perguruan tinggi di Sambas, para pelaku
UMKM, Tim Penggerak PKK Provinsi dan 14 kab/kota se-Kalbar, Kelompok Tani
Nelayan Andalan serta Dinas Pertanian Kab/Kota se-Kalbar.
Selain dalam rangka Pencanangan BBGRM XIV dan Hari Jadi
Kota Sambas, Pameran Pembangunan ini digelar juga dalam rangka HUT RI ke-74,
HKG PKK ke-47, PEDA KTNA XI, Hari Krida Pertanian ke-47, Hari Pangan Sedunia ke-39,
Harganas XXVI dan Pencanangan PKK KB-Kes Tingkat Prov. Kalbar Tahun 2019. (Rls/danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar