KETAPANG - wartaekspres - Karya Bakti TNI pembukaan jalan sepanjang 20 kilometer
yang menghubungkan Desa Batu Lapis dengan Desa Beginci Darat ditutup sekaligus
diresmikan oleh Pangdam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab di
Lapangan Sepak Bola Desa Batu Lapis, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang
sore tadi, Kamis (8/8/19). Adanya akses jalan yang sudah terhubung, warga
merasa bahagia karena selama 74 tahun dalam keterisoliran dan kini sudah
merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya.
Penutupan Karya bakti TNI di wilayah Kodim 1203/Ktp
ditandai dengan pemencetan tombol sirine oleh Pangdam XII/Tpr bersama Bupati
Ketapang, Wakil Ketua DPRD Ketapang, Kasrem 121/Abw, Dandim 1203/Ktp serta
Kabagops Polres Ketapang. Sedangkan peresmian jalan yang diberi nama Jalan
Tanjungpura tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Pangdam XII/Tpr
bersama dengan Bupati Ketapang.
Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab dalam
sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang dan
seluruh komponen masyarakat Desa Batu Lapis dan Beginci Darat, serta semua
pihak yang telah membantu dan mendukung terlaksananya kegiatan Karya Bakti TNI
ini, sehingga dapat berjalan sukses sesuai dengan rencana.
Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab menyampaikan, bahwa kegiatan
Karya Bakti TNI yang dilaksanakan oleh Kodam XII/Tpr di wilayah Kodim
1203/Ketapang adalah menindaklanjuti Kebijakan Kasad Bidang Teritorial,
khususnya Bakti TNI yaitu melaksanakan kegiatan Bakti TNI kreatif dan Bakti TNI
lainnya sesuai kebijakan Pimpinan.
"Oleh karena itu, Kodim 1203/Ktp bersama dengan Pemda
Ketapang dan Instansi terkait serta komponen masyarakat melaksanakan kegiatan
Karya Bakti TNI berupa pembukaan jalan sepanjang 20 kilometer dari Desa Batu
Lapis menuju Desa Beginci Darat dan pembuatan jembatan," ujar Pangdam
XII/Tpr.
Disampaikan juga, bahwa tujuan Karya Bakti TNI ini adalah,
untuk meningkatkan soliditas dan sinergitas Prajurit TNI dengan aparat
pemerintah serta komponen masyarakat lainnya yang selama ini telah terbina
dengan baik. Selain itu, pelaksanaan Karya Bakti TNI ini adalah bentuk
perwujudan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terpeliharanya kemanunggalan
TNI dengan rakyat yang sampai saat ini banyak memberikan dukungan dalam
pelaksanaan tugas pokok TNI.
Dikatakan oleh Pangdam XII/Tpr, dalam menentukan pemilihan
sasaran fisik Karya Bakti TNI ini, diarahkan pada pembangunan infrastruktur,
sarana dan prasarana yang langsung menyentuh kepentingan rakyat. Ini dilakukan
demi menunjang kegiatan ekonomi yang sangat dibutuhkan oleh rakyat dalam
memperlancar transportasi dan memperpendek jarak tempuh.
Sedangkan sasaran non fisik diarahkan pada kegiatan yang
dapat menggugah kesadaran dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
"Sehingga apabila sasaran ini tercapai akan mendorong terwujudnya keamanan
dan ketertiban masyarakat," terangnya.
Mengakhiri amanatnya, Pangdam XII/Tpr mengajak kepada masyarakat
agar dapat menjadikan momen kegiatan Bakti TNI sebagai wadah untuk
bersilaturahmi antar sesama, sehingga tercipta suasana keakraban dan
kekeluargaan. Sebab, kebersamaan antara TNI dengan rakyat harus terus terjaga
dan terpelihara dalam keharmonisan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara.
"Hal tersebut untuk mewujudkan ketahanan wilayah yang
tangguh untuk menangkal berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang
datang dari luar," pungkas Pangdam XII/Tpr.
Pada acara penutupan karya bakti TNI kali ini juga
dilaksanakan kegiatan Bakti Sosial untuk masyarakat diantaranya pengobatan
gratis, pemberian sembako dan pemberian sarana kontak, untuk memeriahkan acara
juga digelar acara hiburan untuk masyarakat. (Rls/danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar