MEMPAWAH - wartaekspres - Ketua Persit Kartika
Chandra Kirana Daerah XII/Tanjungpura, Mudi Herman Asaribab melaksanakan
kunjungan dan tatap muka dengan anggota Persit KCK Cabang LVIII Yonzipur 6
bertempat di Aula Yonzipur 6/SD, Kelurahan Anjungan, Kecamatan Anjongan,
Kabupaten Mempawah kemarin, Rabu (21/8/19).
Ketua Persit KCK PD XII/Tpr, Mudi Herman Asaribab dalam kunjungannya juga
didampingi oleh Wakil Ketua Persit KCK PD XII/Tpr, Cicilia Evie Denny D. Tuejeh
serta para pengurus. Kedatangannya beserta rombongan di Mayonzipur 6/SD disambut
dengan antusias oleh Ketua Persit KCK Cabang LVIII Yonzipur 6, Ny. Yoga
Febrianto dan seluruh anggota serta tarian adat Melayu dari anak-anak anggota
Persit KCK Cabang LVIII Yonzipur 6.
Selain acara tatap muka, dalam acara tersebut juga dilaksanakan sosialisasi
tentang obat dan makanan yang disampaikan oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan
Makanan (BBPOM) Pontianak. Juga melihat hasil kerajinan tangan dari anggota
Persit Cabang LVIII Yonzipur 6.
Dalam kesempatan tersebut juga Ketua Persit KCK PD XII/Tpr, Mudi Herman
Asaribab bersama rombongan meninjau Posyandu Tanjung Yonzipur 6 serta kebun
tanaman obat milik Persit Cabang LVIII.
Saat memberikan melaksanakan tatap muka, Mudi Herman Asaribab menyampaikan,
bahwa kegiatan pertemuan tersebut sangat penting, karena selain sebagai wahana
untuk silaturahmi, juga dalam rangka mengetahui secara langsung kondisi anggota
Persit KCK Cabang LVIII Yonzipur 6.
Selain itu juga berpesan kepada Ibu-ibu Persit KCK Cabang LVIII agar
mendidik anak-anak mereka dengan baik. Sebagai orangtua agar menjadi panutan
dan idola mereka.
"Persiapkan mereka agar mereka menjadi anak yang tangguh, yang cinta
kepada bangsa dan negaranya dan tentunya yang berakhlak mulia," pesannya.
Ditegaskan oleh Ketua Persit KCK PD XII/Tpr, agar Persit Cabang LVIII
menjaga keluarganya dari penyalahgunaan narkoba sehingga keluarga dapat
terhindar dari kerugian akibat penyalahgunaan narkoba.
"Pelajari dan kenali tanda-tanda seseorang mulai terpapar/ketagihan/sakaw,
sehingga jangan sampai anak-anak kita terjerumus lebih dalam pada pergaulan
yang dapat membahayakan jiwa dan masa depannya," tegasnya mengakhiri. (Rls/danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar