SERANG - wartaekspres - Dalam rangka Hari Kesatuan Gerak
Bhayangkari ke-67 tahun 2019,
Bhayangkari Daerah Banten menyelenggarakan seminar tentang bahaya
radikalisme, dan sosialisasi jantung, kanker dan penanganan anak berkemampuan
khusus di Aula Setda Provinsi Banten, Kamis (8/8/2019), pukul 08:00 Wib sampai
dengan selesai.
Acara dibuka langsung
oleh Ketua Bayangkari Daerah Banten, Niken Tomsi Tohir, yang dihadiri oleh Dir
Bimmas, Dir Intel Polda Banten diwakili Kasubbid Kamneg, Kabid Humas Polda
Banten yang diwakili Kasubbid Penmas, Kabbid Dokes Polda Banten, Kabid Propam
Polda Banten, para Polwan, anggota Bhayangkari dan sejumlah peserta dari Forum
Komunikasi Umat Beragama, Ibu-ibu Kepala Desa di wilayah Provinsi Banten, dan
guru-guru pendamping serta perwakilan pelajar SMA di wilayah Provinsi Banten.
Dalam sambutannya, Niken
menyampaikan kekhawatirannya tentang sebuah paham radikalisme, dan berharap
dengan adanya seminar ini para peserta bisa mengetahui penyebab paham radikal
yang dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
"Saat ini, di negeri
kita sedang berkembang isu radikalisme yang cukup mengkhawatirkan bagi
kehidupan berbangsa, dengan adanya seminar ini semoga kita semua mendapat
pencerahan serta mengetahui apa dan bagaimana sebuah faham radikal bisa
mempengaruhi pola pikir dan perilaku kita sehari-hari sebagai pribadi mahluk
sosial dan anggota bangsa," ujarnya.
Lebih lanjut
dikatakan Niken, bahwa dalam sesi kedua akan dilanjutkan dengan kegiatan
sosialisasi tentang jantung, kanker dan penanganan anak berkebutuhan khusus,
dan berharap para peserta dapat menyimak sehingga setelah penyampaian materi
tersebut dapat lebih mengerti dan paham apa yang disampaikan oleh para
narasumber.
Seminar bahaya
radikalisme menghadirkan narasumber dari
Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), Amas Tadjudin yang
merupakan Sekertaris FKPT, sedangkan
Sosialisasi penyakit jantung disampaikan oleh dr. Syarif Hidayat, Sp.Jp, dari
RSDP Serang, untuk sosialisasi penyakit kanker disampaikan oleh dr. Margaretha,
Sp.OG, M.Kes dari RSDP Serang dan sosialisasi penanganan anak berkebutuhan
khusus disampaikan oleh Ruli Narulita, S.Psi, M.Psi, Psicholog dari Serang
Banten.
Kegiatan tersebut
berlangsung dengan tertib dan penuh dengan nuansa kekeluargaan serta diisi
dengan tanya Jawab, door prize, dan diakhiri dengan penyerahan cinderamata
kepada para narasumber. (Bidhumas/Cecep)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar