PANDEGLANG – wartaekspres - Gempa bumi yang bekekuatan 7,4 SR dengan kedalaman 10 KM
melanda wilayah Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten. Gempa terjadi
di perairan Selat Sunda Jumat sore, dimana guncangan sangat terasa di wilayah
Banten, Jawa Barat, Jakarta hingga Lampung, Sabtu (3/8).
Kesiapan akan tanggap darurat bencana, TNI khususnya Korem
064/MY sudah menerjunkan sebanyak 2 SSK terdiri dari Yonif 320/BP dan Kodim
0601/Pandeglang untuk mengantisipasi perkembangan.
Danrem 064/MY, Kolonel Inf Windiyatno tidak lama setelah
terjadi gempa langsung bergerak ke Labuan, Pandeglang untuk melihat langsung
situasi dann perkembangan di lapangan. "Setelah mendapat informasi
gempa, saya langsung berangkat ke Labuan, Pandeglang," jelas Danrem.
"Bahkan sudah saya perintahkan Dandim 0601/Pandeglang
dan Danyonif 320/BP untuk segera mengirimkan 2 SSK untuk siap membantu
masyarakat dan juga mengantisipasi perkembangan di lapangan," lanjutnya.
Dikatakan Danrem 064/MY, bahwa pasukan dari TNI dalam hal
ini Korem 064/MY sudah ditempatkan di Kecamatan Pagelaran, Kecamatan Cikeusik
dan Kecamatan Mandalawangi. Hadir dalam kesempatan ini, Danramil Labuan
Kapten Inf Darmawan dan Kepala BPBD Pandeglang.
"Lakukan pengecekan di lapangan, segera ambil tindakan evakuasi apabila ada korban dengan prinsip utama menyelamatkan nyawa manusia," tegas Danrem 064/MY Kolonel Inf Widiyatno. (Rls/danil)
"Lakukan pengecekan di lapangan, segera ambil tindakan evakuasi apabila ada korban dengan prinsip utama menyelamatkan nyawa manusia," tegas Danrem 064/MY Kolonel Inf Widiyatno. (Rls/danil)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar