PONOROGO – wartaekspres - Innalillahi wa inna ilaihi
roji'uun, telah berpulang ke rahmatullah, Ibu Sipon binti Jemadi, di usia
68 tahun, pada hari Minggu (16 Juni 2019) sekira pukul 21.00 Wib. Semoga
almarhumah diampuni segala dosa-dosanya dan husnul khatimah.
Mendapat kabar berita duka tersebut, Komunitas Sosial
Al-Faqir dan Sedekah Berjamaah beserta relawan bergegas ke rumah duka untuk
melayat dan turut belasungkawa atas meninggalnya Ibu Sipon, salah satu warga
kurang mampu yang mengasuh Susi (7), anak dari Tolu (48), yang beralamat di Jl.
Mawar Rt.001/ Rw.001, Dukuh Canggeh, Desa Tranjang, Kecamatan Siman, Kabupaten
Ponorogo, pada Senin siang (17/6/19).
Almarhumah Sipon adalah salah satu warga kurang mampu
kehidupan ekonominya yang juga mengasuh dan merawat Susi, anak dari Tolu,
penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Meski tak ada hubungan kerabat dan hanya sebatas tetangga
dengan Tolu, namun hati almarhumah Sipon merasa kasihan dengan kehidupan bocah
kecil lucu tersebut, yang semenjak masih balita ditinggal pergi ibunya dan
sampai sekarang tak ada kabarnya.
Asmaul Khusna atau lebih akrab dipanggil Ana, Ketua
Komunitas Sosial Al-Faqir, mengatakan, bahwa setelah takziah ke rumah duka,
kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial bersih-bersih di rumah Tolu yang
kondisinya sangat berantakan.
"Kegiatan bersih-bersih rumah bapak Tolu ini sudah
kami agendakan sejak kemarin. Namun, dikarenakan padatnya dan banyaknya target
dhuafa yang masuk dan perlu dibantu, baru hari ini bisa terlaksana sekaligus
takziah ke rumah duka almarhumah Ibu Sipon," tuturnya.
Kegiatan Bakti sosial ini adalah yang ketiga kalinya ke rumah
Tolu. Sebelumnya, mereka memberi bantuan sembako, kasur serta uang tunai. Dan
agenda hari ini adalah membersihkan rumah dan menyumbangkan sebuah tempat
tidur.
Sementara ditemui wartaekspres, Suyatno, Kepala Desa
Tranjang, mengucapkan atas nama pemerintah desa dan mewakili warga desa,
berterima kasih dan sangat mengapresiasi dan mendukung penuh atas kegiatan
bakti sosial maupun bantuan yang diberikan kepada warganya yang memang kurang
mampu kehidupan ekonominya.
“Semoga dengan adanya kegiatan bakti sosial dari Al-Faqir
dan Sedekah Berjamaah, menjadi panutan suri tauladan positif bagi komunitas sosial
lain, khususnya muda-mudi penerus bangsa untuk lebih peduli sesama,” ujar Suyatno.
(Eko Setiyo Budi)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar