SAMBAS - wartaekspres - Babinsa
1202-14/Sejangkung, Serda Adi Juhri bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sambas,
mendampingi dan mengawal penerimaan bibit padi jenis Inpari 32 kepada 11
Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kecamatan Sejangkung. Berlangsung di
Steher Sejangkung, Desa Parit Raja, Kec. Sejangkung, Kab. Sambas.
Bantuan dari Kadis Pertanian Kab. Sambas yang akan didistribusikan kepada
11 gabunan kelompok tani dari 10 desa yang berada di Kec. Sejangkung, dengan
total luas lahan 575 Ha dan 14.375 kg bibit padi jenis Inpari 32.
Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim 1202/Singkawang Letnan Kolonel Arm
Viktor J.L. Lopulalan, S.Sos, di Makodim 1202/Skw, Jalan Raya Alianyang, Kel.
Pasiran, Kec. Singkawang Barat, Kota Singkawang, Selasa (18/6/19).
Pada kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan, bahwa padi Inpari 32 atau
biasa disebut IR 32, mempunyai kelemahan dan kelebihan. Kelemahan Varietas ini
mudah rebah, terutama jika bulir padi setengah bulan hendak panen, padi jenis
ini juga jika tertiup angin mudah rebah atau roboh. Dampak rebahnya tanaman
padi jelang panen ini terkadang menurunkan kualitas gabah, karena warna gabah
menjadi kehitam-hitaman alias tidak kuning mulus.
Sedangkan kelebihan padi jenis IR 32, memiliki ketahanan terhadap penyakit
Hawar Daun Bakteri Strain III, agak tahan terhadap Hawar Daun Bakteri Strain
IV, tahan terhadap Blas Ras 033, juga agak tahan terhadap Tungro, dan agak
rentan terhadap wereng coklat biotipe 1, 2, dan 3. Rasa nasi pulen dengan kadar
amilosa 21,8%.
"Untuk pendistribusian pupuk bersubisidi kepada petani, seluruh
anggota Koramil hingga Babinsa dilibatkan dalam pendampingan atau pengawalan
penyaluran pupuk hingga ke petani, begitupun pendistribusian lainnya,"
pungkas Dandim.
Kegiatan pemberian bibit padi tersebut dihadiri, Balai Penyuluhan
Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K), Babinsa 1202-14/Sjk, PT. Pertani
Pontianak dan 11 Gapoktan Sejangkung. (Rls/danil)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar