PANDEGLANG - wartaexpress.com - Dalam rangka rencana pendaftaran Golok Pusaka Indonesia di United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco), Tim Golok Banten mengungunjungi Bupati Pandeglang, Irna Narulita di Kantor Bupati Pandeglang pada Jumat (03/02).
Hadir dalam kegiatan ini Executive Director of APCE-Unesco C2C Prof. Dr. Ignasius Dwi Atmana Sutapa, Koordinator Ahli Golok Pusaka Indonesia Ariyanto alias Ki Kumbang, Ketua Tim Pengusul Dirtahti Polda Banten AKBP Dr. H. Agus Rasyid, Asisten Adminiatrasi Umum Kab. Pandeglang Drs. H. Ramadhani, Kadis Pariwisata Kab. Pandeglang Neneng Nuraeni dan Kabid Kebudayaan Kab. Pandeglang Yana Heryana.
Dalam kesempatan ini
Prof. Dr. Ignasius Dwi Atmana Sutapa mengungkapkan, bahwa Golok Banten sebagai
karya yang luar biasa di wilayah Banten untuk diusulkan menjadi warisan budaya
dunia. "Ada 12 titik sebaran golok di wilayah Banten, diantaranya ada di
wilayah Pandeglang. Berkenan kami ingin melihat lebih dekat potensi sebaran
golok di wilayah Pandeglang," katanya.
Ignasius mengatakan, jika Pande Golok tertua di Banten ada di Pandeglang. "Setelah melakukan penelitian di Banten ternyata pembuatan golok tertua di Banten ada di wilayah Pandeglang yakni di Kaki Gunung Pulosari," tambahnya.
Dirinya meminta
dukungan dari Bupati Pandeglang dalam proses melengkapi syarat-syarat untuk
menjadikan Golok Banten sebagai warisan budaya dunia. "Golok Banten
merupakan karya khas luar biasa dari masyarakat Banten, maka kita akan cek
sejarah dan kulturnya sehingga kami meminta dukungan dari Bupati Pandeglang
untuk membantu proses ini. Kami meyakini Golok Banten memliki potensi untuk
menjadi warisan budaya dunia dan jika persyaratan sudah lengkap maka akan
disampaikan dalam fotum internasional," tutup Ignasius.
Selanjutnya, Bupati Pandeglang menyambut baik kunjungan ini dan berjanji akan membantu proses kelengkapan persyaratan untuk mendaftarkan Golok Banten menjadi warisan budaya dunia. "Saya sangat mendukung dan mengapresiasi Tim Golok Banten yang sudah berkerja keras mendaftarkan Golok Banten menjadi warisan budaya dunia. Kami Pemda Pandeglang akan mendukung penuh kegiatan Tim Golok Banten di wilayah kami, guna melengkapi syarat-syarat Golok Banten menjadi warisan budaya dunia," kata Irna.
Irna menambahkan, bahwa
sudah saatnya aset budaya Banten punya identitas dan diakui dunia.
"Tentunya jika Golok Banten sudah diakui menjadi warisan budaya dunia maka
manfaatnya akan banyak bagi masyarakat Banten dan Indonesia," tutup Irna.
Dikesempatan yang sama, Dirtahti Polda Banten AKBP Agus Rasyid menjelaskan, jika pendaftaran Golok Banten menjadi budaya warisan dunia harus secara luas disosialisasikan kepada masyarakat. "Kita harus masif melakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga kami meminta kepada Pemerintah Daerah Pandeglang untuk dapat menggelar Seminar dan Pameran Golok," ucapnya. (Bidhumas/MM)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar