PAPUA - wartaexpress.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, bahwa TNI-Polri akan bersinergi untuk mengawal seluruh kebijakan Pemerintah Indonesia terkait dengan pembangunan di Papua.
TNI-Polri, kata Sigit,
sudah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak Pemerintah dalam hal ini
Kementerian PUPR. Hal itu dilakukan demi mengetahui apa yang menjadi kendala
dalam program pembangunan infrastruktur di Tanah Papua.
Setelah adanya proses koordinasi tersebut, Sigit menyebut, bahwa peran dari TNI-Polri diperlukan guna memastikan seluruh kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Papua, dapat berjalan dengan maksimal.
"Karena ini adalah
bagian dari program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Tentunya
TNI-Polri hadir untuk memastikan semua bisa berjalan dengan baik," kata
Sigit dalam pengarahan Panglima dan Kapolri kepada prajurit TNI-Polri di
wilayah Papua, Senin (9/01/2023).
Adapun kebijakan
Pemerintah terkait program prioritas di Papua diantaranya, pembangunan
destinasi wisata, pengembangan kawasan perkotaan, dan infrastruktur kawasan
pertanian.
Sementara itu Major
Project diantaranya, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pengembangan bandara,
dan beberapa program terkait pemekaran, serta penugasan khusus tenaga kesehatan
di Papua dan Papua Barat.
Sigit mengungkapkan,
dalam mengawal seluruh kebijakan Pemerintah di Papua, pihaknya melakukan dua
pendekatan yakni Soft Approach dan Hard Approach. Dalam hal ini, pendekatan
lunak yang dilakukan dengan memberikan edukasi, proses sosialisasi, peningkatan
kualitas sektor pendidikan dan SDM.
"Sehingga terjadi Transfer Knowledge yang lebih cepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua terkait dengan program pembangunan yang saat ini sedang dilaksanakan," ujar Sigit di hadapan prajurit TNI-Polri.
Meski begitu, Sigit
menekankan, TNI-Polri juga akan melakukan Hard Approach kepada seluruh pihak
yang ingin menggagalkan kebijakan Pemerintah demi kesejahteraan masyarakat
Papua.
"Terkait dengan
masalah gangguan Kamtibmas karena memang ada beberapa kelompok yang biasa
dikenal Kelompok Kriminal Bersenjata yang terus melakukan serangan. Sehingga
tentunya berdampak pada terhambatnya proses pembangunan. Tentunya kita harus
lakukan langkah-langkah penindakan penegakan hukum di lapangan secara tegas dan
terukur tentunya. Sehingga harapan kita semuanya bisa berjalan secara
proporsional," ucap Sigit.
Dalam penegakan hukum
tersebut, Sigit menyatakan, bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dan komunikasi
dengan Komnas HAM baik di tingkat pusat maupun wilayah Papua. Hal itu guna
memastikan langkah penegakan hukum yang diambil telah proporsional.
"Tentunya kita
berusaha supaya ke depan tindakan penegakan hukum yang kita lakukan bisa tepat
sasaran dan tidak berdampak ke masyarakat yang mungkin kemudian menjadi korban
yang seharusnya bukan bagian dari kelompok kriminal bersenjata," tutur
Sigit.
Di kesempatan yang sama, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyatakan, bahwa dengan melakukan kunjungan kerja dan menyerap aspirasi dari berbagai pihak di Papua, akan dijadikan masukan untuk menentukan kebijakan dan langkah yang akan diambil ke depannya.
"Bahwa saya akan
belanja masalah ya istilahnya, untuk menyerap aspirasi dari bawah apa-apa yang
harus dilakukan dalam rangka pengambil kebijakan ke depan maupun perencanaan ke
depan," kata Yudo.
Dengan begitu, Yudo
menyampaikan, bahwa ke depannya akan diambil kebijakan yang sesuai guna
mensukseskan seluruh program atau kebijakan Pemerintah di Tanah Papua.
"Sehingga kita
dapat mengambil keputusan kebijakan percepatan pembanginan di Papua. Sesuai dengan
kebijakan Pemerintah, meningkatkan kesejahteraan," jelas Yudo.
Oleh karenanya, Yudo
kembali menegaskan, bahwa TNI dan Polri akan siap dengan maksimal dan
profesional dalam mengawal seluruh kebijakan Pemerintah membangun Papua.
"Tentunya ini perlu dukungan dari TNI-Polri untuk memberikan jaminan keamanan bagi seluruh pekerjanya dan juga infrastruktur yang lain. Dan juga dengan adanya DOB, kita akan bantu Pemda dan TNI dalam fungsi tugas pokok bantu Polri percepatan pembangunan di daerah," tutup Yudo. (Rls/MM)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar