Rabu, 10 Agustus 2022

Gubernur Kalbar Dampingi Presiden Resmikan Dua Gedung Baru RSUD dr. Soedarso


MEMPAWAH - wartaexpress.com -
Selain meresmikan Proyek Strategis Nasional Terminal Kijing, Pelabuhan Pontianak, di Kabupaten Mempawah, kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, ke Kalimantan Barat juga digandengkan dengan Peresmian Gedung A dan B Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedarso, Selasa (9/8/2022).

Turut hadir mendampingi yakni Ibu Negara, Hj. Iriana, Menteri Kesehatan RI, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, SH, M.Hum, beserta istri, Hj. Lismaryani, Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU, Walikota Pontianak, Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, MM, MT, Bupati Kubu Raya, H. Muda Mahendrawan, SH, M.Kn, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes, Direktur RSUD dr. Soedarso, drg. Yuliastuti Saripawan, M.Kes, dan tamu undangan lainnya.

Pembangunan ini berawal dari semangat H. Sutarmidji, SH, M.Hum, ketika baru menjabat sebagai Gubernur. Selain itu, beliau juga mengatakan RSUD dr. Soedarso akan menjadi RS tanpa kelas.

“Saat itu yang saya mengajukan usulan alkes (alat kesehatan) kepada Bapak Presiden dan langsung diperintahkan bertemu Menkes. Bapak Presiden juga menjanjikan Rp. 150 miliar untuk peralatan kesehatan dan alhamdulillah semuanya sudah kami terima. Ini semua berkat motivasi dari Pak Presiden hingga akhirnya kami membangun gedung yang terdiri dari 22 tempat tidur di IGD, 82 tempat tidur di ruang rawat inap, 25 tempat tidur di ruang rawat inap maternal. Total keseluruhan ada 277 bed dengan biaya Rp. 205 miliar,” ujarnya.

“Kemudian, kami juga membangun rumah sakit infeksius dengan kapasitas 100 bed. Ini untuk mengantisipasi ketika pandemi menjadi endemi. Alhamdulillah, rumah sakitnya tidak bercampur. Tahun ini kita juga akan membangun ruang operasi jantung terbuka dan tahun 2023 untuk radioterapi. Ini disebebkan umumnya pasien kanker berobat keluar Kalbar dan keluar negeri. Kami berharap mulai tahun ini, pasien kanker sudah bisa dilayani disini dan tidak perlu lagi ke Jakarta, bahkan ke luar negeri,” harap H. Sutarmidji saat menyampaikan laporan.

Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden menyampaikan rasa sedih saat mendengar rakyatnya yang sakit berobat ke luar negeri.

“Khusus Kalimantan Barat, saya mendengar banyak sekali yang berobat ke Kuching. Capital Out flow atau uang yang keluar untuk membiayai orang sakit dan keluar negeri yaitu lebih dari Rp. 110 triliun setiap tahunnya. Oleh sebab itu, saat Gubernur Kalbar meminta bantuan kepada pemerintah pusat, saya langsung berikan jawaban saat itu juga. Bangun gedungnya dan alkesnya kami yang siapkan. Pembangunan gedung sebesar Rp. 205 miliar dan alkesnya juga kurang lebih Rp. 200 miliar. Ini yang namanya gotong royong," ungkap Ir. H. Joko Widodo.

Seperti diketahui, Gedung baru RSUD dr. Soedarso yang berdiri megah memiliki 2 gedung, yaitu Tower A dan B dengan berbagai fasilitas kesehatan, antara lain kamar bersalin sejumlah 11 bed, PICU 10 bed, NICU 10 bed, ICU 20 bed, HCU 20 bed, ICCU 14 bed, Irna Observasi 48 bed, perinatal 15 bed. Sedangkan untuk operasi ada 12 bed yang terletak di lantai 6 Tower A dan Tower B. (Rls/danil)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oknum Perangkat Desa Ditangkap Satreskrim Polres Purworejo

PURWOREJO - wartaexpress.com - Man (35) warga Desa Lubang Sampang yang juga merupakan Perangkat Desa diamankan Satreskrim Polres Purworejo....