NIAS SELATAN - wartaexpress.com - Tokoh masyarakat Dapil III Nias Selatan, Tafakhoi Halawa, S.Pd, mengusulkan air bersih dan lampu jalan (PJU) kepada anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Megawati Zebua, melalui Reses II yang dilaksanakan pada 05 Maret 2023 di Desa Botohili, Kecamatan Lolowau.
Melalui ruang Diskusi
Reses II tahun sidang 2022/2023 DPRD Provinsi Sumut, tokoh masyarakat sekaligus
Kepala Desa Lolohowa, menyuarakan aspirasi lebih dari 3.000 keluarga di
lingkungan Kecamatan Lolowau yang sering mengeluhkan tentang air bersih dan
lampu jalan (PJU).
Dengan suara lantang Tf. Halawa mengatakan, bahwa dari dulu atau sudah puluhan tahun Kecamatan Lolowau belum sepenuhnya merdeka.
“Bisa kita lihat secara
real bahwa seluruh masyarakat di Kecamatan Lolowau ini hanya mengandalkan air hujan
sebagai air bersih, bagaimana kalau musim kemarau tentunya masyarakat menjerit
sulitnya air bersih, disamping itu, Kecamatan Lolowau kalau malam sudah seperti
hutan belantara dan gelap gulita, itu dikarenakan tidak adanya perhatian
pemerintah tentang pengadaan lampu penerangan jalan umum, padahal kalau kita
pikir Kecamatan Lolowau merupakan kecamatan tertua dan sekarang sudah jauh ketinggalan
atau terbelakang sekali tentang kemajuan," tegas Tf. Halawa.
Di tempat yang sama,
ketika anggota Dewan Provinsi Sumatera Utara Dapil Sumut III, Megawati Zebua
menyampaikan, bahwa aspirasi ini akan kami tampung dan disampaikan ke pimpinan
melalui Sidang Paripurna di sana.
“Hal ini menarik
perhatian karena saya sebagai bagian dari masyarakat sekeliling Lolowau
tentunya juga merasakan hal ini terutama air bersih, karena air ini merupakan
hal terpenting dalam kehidupan masusia, dan mengenai PJU, saya kira ini juga
sangat penting untuk kemajuan Kecamatan Lolowau. Benar memang kalau kita
melihat di sepanjang Lolowau jelas cukup gelap bahkan kalau kita lihat secara kasat
mata Kecamatan Lolowau seperti bukan kecamatan melihat kondisi yang memprihatinkan.
Dan ini coba kami ajukan atau koordinasi dengan pihak PLN bagaimana hal ini
bisa terselenggarakan,” jelas Megawati Zebua.
"Kehadiran saya di
tengah-tengah bapak-ibu, abang dan adik-adik semuanya adalah merupakan
kewajiban saya selaku orang yang kalian percayai sebagai perpanjangan tangan
atau penyambung lidah masyarakat untuk menyerap apa yang bapak-ibu suarakan
guna membangun daerah kita yang tercinta ini," ujarnya.
"Memang tidak banyak yang sudah saya lakukan tapi saya terus dan terus bekerja keras untuk memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi dari bapak-ibu sebagai masyarakat kami," tutupnya. (Lukas Ndruru)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar