Kamis, 09 Maret 2023

Neni Penghuni Rumah Rubuh Di Desa Kaserangan Berharap Segera Mendapat Bantuan


SERANG - wartaexpress.com -
Rumah yang dihuni Neni (55), janda beranak 4 di Kp. Nambo, RT/RW. 06/03, Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, rubuh akibat cuaca ektrim hujan dan angin kencang yang terus menerus turun beberapa hari ini.

Kondisi rumah rubuh yang sangat memperihatinkan itu, sampai saat ini belum mendapat perhatian dari pihak terkait. Neni, pemilik rumah, ketika disambangi, Kamis (09/03-2023), tampak berupaya tetap bertahan pada rumahnya yang sudah reot, tidak layak huni itu.

Terlihat dingding rumah yang sudah tua dimakan waktu itu, sudah banyak retak, serta tembok semen tanah dan batu bata mentah itu sudah doyong (miring) yang dikhawatirkan di waktu dekat akan rubuh. Demikian juga dengan kayu-kayu balok penyangganya atap sudah lapuk dimakan usia, terlihat sudah tidak kuat menahan beban atap genteng.

Neni memelas pasrah dengan keadaan rumahnya yang sudah sangat tidak layak huni itu. Bahkan sebagian besar sudah rusak parah dan roboh rata dengan tanah. ”Mau bagaimana lagi, saya janda tua, sementara ke-4 anak-anak saya, kehidupan mereka juga pas-pasan, mau tidak mau saya harus tetap bertahan di rumah ini, berharap perhatian serius dan secepatnya melakukan tindakan nyata membantu memperbaiki rumah saya ini,” ucap Neni memelas.

Pihak Pemerintahan Desa Kaserangan, Syarif, Staff Desa Kaserangan melaporkan, bahwa rumah Neni yang rubuh beberapa hari lalu itu, ke Kantor Kecamatan Ciruas membawa bukti Surat Keterangan dari Desa dan foto kondisi rumah. “Pihak Pemerintah Desa berharap pihak Pemerintah maupun pihak terkait lainnya secepatnya melakukan tindaklanjut,” ungkapnya.

Syarif di Kantor Kecamatan kepada wartaexpress.com mengatakan, bahwa dirinya datang ke Kantor Kecamatan Ciruas membawa laporan dari Desa Kaserangan berharap Camat segera berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk Pemerintah Kabupaten Serang maupun Dinas terkait untuk segera membantu perbaikan rumah Neni yang sudah rusak parah itu.

“Saya atas perintah Kepala Desa (Kades) Kaserangan, Edi Sayong,SH, membawa bukti (rumah rubuh) ke Kantor Kecatamatan Ciruas agar pemerintah dan pihak terkait lainnya dapat segera mengetahuinya serta memberi tindakan dan bantuan memperbaiki rumah ibu Neni yang rusak parah itu” ucap Syarif.

Kades Kaserangan, Edi Sayong, SH, ditemui di Kantor Desa, mengaku sudah mengetahui dan melihat kondisi rumah warganya Neni yang rusak berat akibat cuaca hujan yang turun beberapa hari belakangan ini.

Dijelaskannya, bahwa sebetulnya rumah keluarga Neni itu sudah termasuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), kondisinya sudah lama rumah itu butuh rehab. “Tahun lalu (2022) sudah kami ajukan dalam Program Pemerintah Rumah Tidak Layak Huni, namun sejauh ini belum ada realisasinya,” ujar Edi.

Sebetulnya, kata Kades, kalau tidak takut melanggar aturan, desa juga bisa menganggarkannya, karena di desa banyak uang yaitu Anggaran Desa. “Tetapi jangan saya menjadi korban melanggar aturan, maksudnya karena dapat dianggap mengangkangi atau melangkahi aturan, mentang- mentang begitu. Saya tidak mau,” tandas Edi.

“Untuk itulah pihaknya telah membuat laporan ke kecamatan guna meminta secepatnya Pemerintah Kabupaten maupun Dinas atau pihak terkait lainnya secepatnya melakukan tindakan nyata membantu warga kami yang sedang mengalami musibah, rumah yang dihuni keluarga Neni rusak parah dan rubuh,” pungkasnya. (MM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oknum Perangkat Desa Ditangkap Satreskrim Polres Purworejo

PURWOREJO - wartaexpress.com - Man (35) warga Desa Lubang Sampang yang juga merupakan Perangkat Desa diamankan Satreskrim Polres Purworejo....